Home | Nasional | Riau | Ekonomi | Politik | Hukrim | Pendidikan | Sportivitas | Sosialita | Wisata | Indeks Senin, 14 Agustus 2019
 
Kejahatan Satwa Liar, Jaksa Diminta Bidik Penyandang Dana
Sabtu, 26 Januari 2019 - 03:31:06 WIB

Jakarta, HarianTimes.com - Kepala Badan Diklat Kejaksaan RI, Setia Untung Arimuladi resmi menutup Training Of Trainers  (TOT) atau pelatihan Jaksa dalam Penanganan Perkara Tindak Pidana Perdagangan Satwa Liar Yang Dilindungi yang berlangsung di Komplek Badiklat, Ragunan, Jakarta, sejak 21-25 Januari 2019.

Untung berpesan bahwa penegakan hukum terhadap tindak pidana terkait satwa liar merupakan salah satu kunci untuk menahan proses kepunahan satwa liar yang dilindungi. 

"tujuan ideal ini dapat dicapai antara lain apabila jaksa yang menangani dan menyelesaikan perkara tersebut memiliki kemampuan dan ketrampilan yang baik dan tentu saja hal ini erat kaitannnya dengan profesionalitas tenaga pengajar," ucap Setia Untung, Jumat (25/01) di Ragunan, Jakarta.

Kata dia, bahwa kejahatan satwa liar yang dilindungi seringkali terkait dengan kejahatan lainnya seperti pelanggaran kepabeanan, pajak,  karantina, pencucian uang, dan lain sebagainya. 

Oleh karena itu, lanjut dia bahwa pendekatan secara multi-door (multi peraturan perundang-undangan) sangat diperlukan dalam penanganan dan penyelesaiannya.

"Disamping itu hendaknya penegakkan hukum yang dilakukan tidak hanya menjerat pelaku lapangan (pelaku fisik) tetapi penyandang dana dan korporasi sebagai master mind kejahatan itu sendiri," papar dia.

Dengan adanya pendidikan dan pelatihan ToT itu, penanganan perkara satwa liar yang dilindungi ini, para peserta TOT dapat meningkatkan kemampuan dan profesionalitas jaksa sebagai tenaga pengajar.

"Tidak hanya dalam penguasaan materi yang diajarkan tetapi juga mampu mentransfer ilmu dan membangun suasana kelas yang lebih menarik sehingga peserta didik menjadi lebih pro aktif dengan materi yang disampaikan," tandas dia.

Setia Untung juga menyampaikan ucapan terimakasih ke para narasumber diantaranya Lembaga Admistrasi Negara (LAN), Bareskrim Polri, Mahkamah Agung, Kementerian Kelautan Dan Perikanan, serta Wildlife Conservation Society-Indonesia program (WCS-IP) yang telah bekerjasama dengan Badiklat.

"Terselenggaranya Diklat ini, mudah-mudahan kerjasama ini dapat terus berlanjut dalam rangka memberantas kejahatan-kejahatan satwa liar yang dilindungi," tutup mantan Kajati Jawa Barat ini. (*/hrp)



 
Berita Lainnya :
  • Kejahatan Satwa Liar, Jaksa Diminta Bidik Penyandang Dana
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Masrul Kasmy-Yulian Norwis Ambil Formulir Pendaftaran ke Nasdem
    02 Kasat Pol PP Meranti Ingatkan Siswa Jangan Mudah Terjerumus Narkoba
    03 Masrul Kasmy-Yulian Norwis Siap Maju di Pilkada Meranti
    04 Wabup: Semoga Proses Pengobatan Ditangani Segera
    05 Wisatawan Belanda dan Italia Menyantap Sambal Belacan Pucuk Ubi
    06 Jontikal : Mulai Besok, Demokrat Buka Pendaftaran Cabup dan Cawabup
    07 DANTRI Terpilih Nakhodai DEMA STAI Nurul Hidayah Selatpanjang
    08 Alfedri: Kabupaten Siak Telah Berhasil Mendapatkan 12 Penghargaan
    09 Ketua PKS : Halim - Komperensi Putra Putri Terbaik Kuansing
    10 Riau Rajai Sumatera Permainan Tradisional PKN
    11 Bupati Mursini Sampaikan Paparan Keberhasilan Daerah
    12 Polres Kuansing Gelar BINLAT
    13 Alfedri: Wadah Inilah yang Akan Mengakomodir Anak Siak Kreatif
    14 Bupati Serahkan 103 Penghargaan
    15 Pemkab Siak Gelar Festival Siak Bermadah dan Festival Kabupaten Lestari
    16 Polsek Tenayan Raya Bekuk Pelaku Tindak Pidana Curat
    17 80 Guru SD di Meranti Ikuti Pelatihan Program PKP Berbasis Zonasi
    18 LAMR Segera Kumpulkan Elemen Masyarakat Terkait Blok Rokan
    19 Gubri: Alhamdulillah, Banyak Sekali Temuan Menarik
    20 Besok, UIR Gelar Gerak Jalan Santai dan Family Gathering
    21 Halim - Komperensi Sampaikan Komitmen
    22 Ahad, 4 Alumni Al Azhar Kantor Riau Ikut Bursa Pemilihan Ketum
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami
    © HarianTimes.Com - #Kanal Informasi Public