Home | Nasional | Riau | Ekonomi | Politik | Hukrim | Pendidikan | Sportivitas | Sosialita | Wisata | Indeks Jumat, 18 Agustus 2019
 
Kunci Ketahanan Media
Rudiantara: Konten dan Media Harus Dipisahkan
Jumat, 08 Februari 2019 - 19:36:40 WIB
Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara.

Surabaya, Hariantimes.com - Pelaku media tidak perlu khawatir dengan digitalisasi. Karena ketahanan media tergantung pada profesionalisme para jurnalisnya. 

"Perubahan media cetak ke elektronik, media daring dan kemudian media sosial memang tidak bisa dihindari. 
Digitalisasi hanyalah alat, sehingga harus dimanfaatkan. Namun apapun platformnya, akan kembali kepada konten atau sumber daya manusianya," terang Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara saat membuka Konvensi Nasional Media Massa dalam rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) 2019 di Surabaya, Jumat (08/02/2019).

Menurut Rudiantara, media tidak terlalu khawatir dengan perubahan yang terjadi di era digitalisasi, karena selalu membedakan antara konten dengan media. Karena dalam industri media saat ini ada dua hal yang harus dibedakan, yakni konten dan media.

"Konten dan media harus dipisahkan. Kunci ketahanan media saat ini ada pada profesialisme dari para jurnalisnya," kata Menteri kelahiran Bogor, Jawa Barat, 3 Mei 1959 ini. 

Untuk memperkuat sumber daya manusia dalam dunia jurnalistik, sebut Rudiantara, banyak lembaganya, seperti Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Aliansi Jurnalisme Independen (AJI) atau pun Ikatan Jurnalistik Televisi Indonesia (IJTI), kemudian baru masuk ke wilayah medianya.

"Kita seolah-olah berpikiran akan habis dengan digitalisasi yang ada, padahal di tempat lain digitalisasi digunakan untuk menumbuhkan ekonomi atau mendorong pertumbuhan entrepreneur," katanya.

Di Indonesia masih sedikit media memanfaatkan konsep "startup" yang fokus pada dunia pemberitaan, padahal contohnya sudah banyak dalam hal ekonomi.

Model bisnis digital yang fokus pada startup, merupakan model bisnis baru, yang memisahkan antara kepemilikan dengan investasi atau investor.

Oleh karena itu, Rudiantara meminta kepada pelaku media untuk tidak telalu memusingkan digitalisasi yang ada, karena itu hanyalah sebagai alat yang bisa dimanfaatkan untuk mendorong ekonomi dengan model-model bisnis baru.(*/ron) 



 
Berita Lainnya :
  • Rudiantara: Konten dan Media Harus Dipisahkan
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Menteri Siti Jadikan Dialog Sebagai Budaya Kerja
    02 Pengurus NPC Meranti Jaring Atlit Difabel Berpotensi
    03 FJPI dan UIR Seminarkan RUU KUHP
    04 SMP Kristen Kalam Kudus Selatpanjang Taja Bulan Bahasa
    05 PPID Pemprov Riau Berkolaborasi Dengan KI
    06 Masyarakat Bukit Batu Tolak Unjuk Rasa Anarkis Terorisme dan Faham Radikalisme
    07 Kabut Asap Masih Selimuti Negeri Jalur, LAMR Kuansing Bagikan Seribuan Masker Gratis
    08 Legislator Termuda Meranti Ajak Pemuda Berperan Aktif dan Kreatif
    09 Masyarakat Kuansing Serukan Anti Unras Anarkis, Terorisme dan Radikal
    10 Pengurus DPC LAN Meranti Audiensi dengan Wabup
    11 Tujuh Pemuda Tebing Tinggi Diciduk Polres Meranti
    12 Apakah Akan Maju? Jontikal : DPP Demokrat Yang Tentukan
    13 Dirut BPJS Kesehatan Paparkan implementasi Program JKN-KIS
    14 Bupati: Segera Susun Rencana APBDes untuk Dijalankan Tahun Depan
    15 Turnamen PBSI Cup 2019 Berhadiah Total Rp9.5 Juta
    16 Wabup: Hati-Hati dalam Pengunaan Dana Desa
    17 Rambo: Saya Siap Maju
    18 Edu: Saya Tidak Teken Selama Belum Selesai
    19 YH : IAPPIL UR Dukung Pelantikan Presiden dan Wapres RI
    20 Bupati: Persatuan dan Kesatuan yang Terbina Selama Ini Perlu Kita Jaga
    21 Tahun ini, Pemerintah Pusat Anggarkan Rp6,6 Miliar
    22 Tiga Siswa MAN Insan Cendekia Siak Harumkan Nama Riau
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami
    © HarianTimes.Com - #Kanal Informasi Public