Home | Nasional | Riau | Ekonomi | Politik | Hukrim | Pendidikan | Sportivitas | Sosialita | Wisata | Indeks Senin, 14 Agustus 2019
 
Kabag Humas Pasaman
Delsi Syafei: Corong Pemerintah, Tantangan Humas Pusat dan Daerah Sama
Sabtu, 16 Februari 2019 - 07:56:39 WIB
Kabag Humas Pasaman, Delsi Syafei SH

Jakarta, HarianTimes.com - Kabag Humas Setda Kabupaten Pasaman, Delsi Syafei SH menghadiri acara Rapat Koordinasi Nasional Bidang Kehumasan dan Hukum yang berlangsung di Hotel Bidakara, Jakarta, Senin (11/02/2019) yang lalu.

Rakornas dibuka secara resmi oleh Kepala Staf Kantor Kepresidenan, Jend (Purn)  Moeldoko didampingi Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo. 

Dalam laporannya, Menteri Dalam Negeri melalui Kepala Biro Hukum Kemendagri, mengatakan bahwa Rapat Koordinasi Nasional Bidang Kehumasan dan Hukum ditujukan untuk menyamakan persepsi dalam rangka menyukseskan Pemilu tahun 2019. Dikatakan, dibutuhkan sinergitas yang baik antara pemerintah khususnya aparatur yang membidangi kehumasan dan hukum bersama pihak penyelenggara pemilu untuk mencapainya.

Sementara, Kepala Staf Kepresidenan dalam sambutannya menyoroti terjadinya degradasi terhadap kewaspadaaan dan ideologi nasional pasca reformasi tahun 1998 silam. Dikatakan, waktu itu ada ketakutan membicarakan dua hal tersebut karena bisa dicap tidak reformis. 

“Pasca reformasi, bicara kewaspadaan nasional, ideologi pancasila pada takut karena dicap tidak reformis. Akhirnya lama kelamaan kewaspadaan nasional hilang dan ujungnya mengancam eksistensi NKRI, ini yang harus kita antisipasi,” ujar Moeldoko.

Moeldoko menyoroti terjadinya revolusi jari ditengah era digital saat ini. Revolusi jari yang dimaksud Moeldoko adalah begitu mudahnya arus informasi dibeberkan tanpa terkonfirmasi melalui ujung jari.

“Saat ini ada Revolusi Jari. Dimana sebuah berita ditentukan kecepatan dalam 30 detik saja. Baca berita lalu tanpa diverifikasi, jari langsung tergerak men-share di media sosial tanpa mencek apakah berita itu betul atau Hoax, inikan berbahaya,” ujar Moeldoko.

Dijelaskan Moeldoko, demokrasi bukan berarti bebas sebebas bebasnya. Demokrasi juga memiliki batas-batas tertentu.

“Demokrasi yang tidak terkawal intrumen institusi yang kuat, maka akan berujung anarkis. Dengan dalih demokrasi, setiap orang bebas,  melampaui garis demokrasi, ini tidak benar. Ini sudah masuk ke ranah anarkis,” jelas Moeldoko.

Moeldoko mengajak, agar praktisi kehumasan pemerintah memainkan peran lebih aktif dalam menangkal arus informasi salah atau hoax yang banyak berseliweran. Humas harus meluruskan berbagai informasi yang keliru itu.

Sementara Mendagri Tjahjo Kumolo dalam sambutannya meminta Humas pemerintah daerah untuk responsif terhadap pemberitaan yang ada di daerah. Menurutnya, respon cepat sangat diperlukan untuk menangkal berbagai berita bohong atau hoax yang menyudutkan pemerintah.

“Saya minta humas cepat tanggap meluruskan berbagai hoax, khususnya yang ditujukan kepada pemerintah baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Kalau bisa dalam hitungan menit atau jam, agar tidak ada kesan kita membenarkan isu atau berita tersebut,” pesan Mendagri.

Ditambahkan, pihaknya meminta Humas memainkan perannya sebagai pusat informasi bagi masyarakat. Dalam konteks Pemilu,  Humas diminta untuk netral dan tidak terlibat aksi dukung mendukung calon.

“Saya ingatkan, jangan ada aparatur Humas yang ikut-ikutan berkampanye. Jika ada, maka kami tidak akan segan-segan memberhentikannya. Itu sudah kami lakukan pada pelaksanaan Pilkada tahun lalu, bahkan pada level Sekda sekalipun,” pungkas Tjahjo Kumolo.

Kabag Humas Setda Kabupaten Pasaman, Delsi Syafei SH mengaku bersyukur dapat mengikuti Rakornas kehumasan pertama di awal tahun 2019 tersebut. Bergabung dengan 1400 an peserta yang terdiri dari pejabat yang membidangi kehumasan di kementerian/lembaga dan instansi baik pusat dan daerah se-Indonesia, banyak informasi terbaru yang didapat.

“Tantangan Humas baik di instansi pusat maupun daerah ternyata sama, yaitu bagaimana Humas mampu menjadi corong pemerintah menyampaikan berita baik maupun meluruskan berita negatif yang ditujukan kepada pemerintah secara cepat, sesuai dengan pesan Pak Mendagri tadi. InsyaAllah akan kita laksanakan,” tukasnya.

Disamping Moeldoko dan Tjahjo Kumolo, turut menjadi pembicara dalam Rakornas tersebut, Menteri Kominfo, Rudi Antara, Ketua Komisi II DPR, Zainuddin Amali, Ketua KPU, Arief Budiman, Ketua Bawaslu, Abhan dan Dirjen Disdukcapil Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh. (rls/hrp)



 
Berita Lainnya :
  • Delsi Syafei: Corong Pemerintah, Tantangan Humas Pusat dan Daerah Sama
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Masrul Kasmy-Yulian Norwis Siap Maju di Pilkada Meranti
    02 Wabup: Semoga Proses Pengobatan Ditangani Segera
    03 Wisatawan Belanda dan Italia Menyantap Sambal Belacan Pucuk Ubi
    04 Jontikal : Mulai Besok, Demokrat Buka Pendaftaran Cabup dan Cawabup
    05 DANTRI Terpilih Nakhodai DEMA STAI Nurul Hidayah Selatpanjang
    06 Alfedri: Kabupaten Siak Telah Berhasil Mendapatkan 12 Penghargaan
    07 Ketua PKS : Halim - Komperensi Putra Putri Terbaik Kuansing
    08 Riau Rajai Sumatera Permainan Tradisional PKN
    09 Bupati Mursini Sampaikan Paparan Keberhasilan Daerah
    10 Polres Kuansing Gelar BINLAT
    11 Alfedri: Wadah Inilah yang Akan Mengakomodir Anak Siak Kreatif
    12 Bupati Serahkan 103 Penghargaan
    13 Pemkab Siak Gelar Festival Siak Bermadah dan Festival Kabupaten Lestari
    14 Polsek Tenayan Raya Bekuk Pelaku Tindak Pidana Curat
    15 80 Guru SD di Meranti Ikuti Pelatihan Program PKP Berbasis Zonasi
    16 LAMR Segera Kumpulkan Elemen Masyarakat Terkait Blok Rokan
    17 Gubri: Alhamdulillah, Banyak Sekali Temuan Menarik
    18 Besok, UIR Gelar Gerak Jalan Santai dan Family Gathering
    19 Halim - Komperensi Sampaikan Komitmen
    20 Ahad, 4 Alumni Al Azhar Kantor Riau Ikut Bursa Pemilihan Ketum
    21 PPI Terbitkan Buku Antologi Puisi Palung Tradisi
    22 Gagak Hitam Siap Ciptakan Situasi Kondusif di Meranti
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami
    © HarianTimes.Com - #Kanal Informasi Public