Home | Nasional | Riau | Ekonomi | Politik | Hukrim | Pendidikan | Sportivitas | Sosialita | Wisata | Indeks Jumat, 18 Agustus 2019
 
Pertemuan Bilateral Indonesia-Korea di Incheon, Republik Korea
Menteri Siti: Kerjasama Bidang LHK akan Libatkan Unilak Riau dan Unja
Rabu, 19 Juni 2019 - 12:00:54 WIB
Pertemuan bilateral Menteri LHK Siti Nurbaya dengan Menteri Kehutanan Korea (Korea Forest Service/KFS), Kim Jae-Hyun.

Pekanbaru, Hariantimes.com - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI Siti Nurbaya melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Kehutanan Korea (Korea Forest Service/KFS), Kim Jae-Hyun.

Pertemuan bilateral itu berlangsung di sela-sela acara Asia Pacific Forestry Week (APFW) 2019 di Incheon, Republik Korea.

Dalam pertemuan bilateral Indonesia-Korea itu disepakati rencana kerjasama antar Universitas di Indonesia yaitu Universitas Lancang Kuning Riau dan Universitas Jambi, bersama dengan Universitas di Korea.  Untuk tindaklanjutnya, KLHK akan segera membahas bersama KFS dan Kedubes Korea di Jakarta, secara tekhnis dan rinci.

Menteri LHK RI Siti Nurbaya melalui siaran pers yang dikirimkan ke hariantimes.com, Rabu (19/06/2019) menyampaikan, jerjasama bidang LHK antara Indonesia dengan Republik Korea akan melibatkan  Universitas Lancang Kuning (Unilak) Riau, dan Universitas Jambi (Unja). Kerjasama ini, nantinya akan mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi bidang kehutanan, terutama dengan Universitas-universitas yang bergerak di bidang kehutanan. Terlebih lagi beberapa waktu lalu, Unilak telah resmi mendapatkan Hutan Pendidikan dari KLHK.

"Semoga dengan kerjasama ini, nantinya akan semakin meningkatkan kualitas pendidikan sektor kehutanan kita khususnya bagi Fahutan. Saya menyandarkan pemahaman tentang pengetahuan hutan Sumatera pada Fahutan Unilak, baik untuk tingkat regional, nasional maupun global," ungkap Menteri Siti.

Selain dengan dunia pendidikan, ulas Menteri Siti, pertemuan bilateral Indonesia-Korea juga menyepakati pelibatan kalangan milenial, digawangi nantinya oleh para artis K-Pop dan selebritas Tanah Air.
 
‚ÄúDalam diskusi sepanjang hari pada Panel Asia Pasific Forest Comission FAO muncul aspek terkait  generasi muda dan hutan. Saya kira ini penting.  Di Indonesia beberapa tokoh seni dan musik kita juga cukup menonjol menjadi aktivis lingkungan. Seperti Opie Andaresta, Glenn Fredly, Nicolas Saputra, Nugie, Melanie dan masih banyak lagi," ujar Menteri Siti seraya berharap kepada para public figur ini nantinya bisa menarik minat generasi muda untuk lebih peduli pada pentingnya menjaga hutan dan lingkungan. Bentuk kerjasamanya seperti mengadakan festival millenial untuk Hutan, pertukaran generasi muda Korea dan Indonesia terutama terkait dengan aspek pendidikan, budaya dan ilmu pengetahuan untuk menyiapkan pemimpin kehutanan dan lingkungan hidup masa depan. 

Sementara itu, Menteri KFS Kim Jae-Hyun menyambut baik usulan tersebut dan akan segera menindaklanjutinya dengan Kedutaan Besar Korea di Jakarta. Dan berharap nantinya kerjasama untuk kaum milenial ini akan melibatkan figur publik Indonesia yang selama ini sudah banyak bergelut dengan isu kehutanan dan lingkungan. Sedangkan pihak Republik Korea akan mendekati bintang-bintang K-Pop yang juga memiliki banyak fans di kedua negara.
 
Lebih lanjut Menteri LHK menjelaskan, delegasi Indonesia yang datang ke acara APFW ini merupakan delegasi besar yang terdiri dari perwakilan pemerintah, parlemen, swasta, lembaga swadaya masyarakat dan generasi muda. Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia menganggap acara ini sangat penting bagi pengembangan kehutanan Indonesia dan Asia Pasifik. 
 
Menteri Siti juga mengapresiasi kerjasama yang erat antara Korea Selatan dan Indonesia seperti kerja sama antar taman nasional, pengembangan wood pellet, pengelolaan gambut, dan inisiatif kerja sama baru di bidang pengendalian kebakaran hutan dan lahan. 

Menteri KFS sebagai tuan rumah pertemuan bilateral menyatakan bahwa Republik Korea akan senantiasa mendorong kerja sama bidang kehutanan yang telah lama terjalin dengan Indonesia. Pemerintah Republik Korea juga mengapresiasi langkah-langkah Indonesia dalam mengelola hutan dan kehutanan, terutama sejak kepemimpinan Presiden Joko Widodo. Taklupa Menteri KFS berterima kasih atas kunjungan Menteri LHK ke Korea dan mengapresiasi terjadinya pertemuan bilateral antar kedua negara. 

Lebih lanjut Menteri KFS menyatakan, untuk menindaklanjuti pertemuan antara Menteri Luar Negeri Indonesia dan Menteri Luar Negeri Republik Korea baru-baru ini, maka perlu segera ditindak lanjuti dengan proyek pengembangan produk biomasa hutan yang selama ini telah dirintis.  Indonesia mendukung proyek kerja sama dalam pemanfaatan biomasa ini karena ini akan mendorong berkembangnya hutan tanaman, baik berupa hutan rakyat atau pun hutan tanaman rakyat.
 
Pembicaraan lain dalam pertemuan bilateral tersebut antara lain menyangkut perlunya peningkatan kerja sama perdagangan produk-produk kehutanan dan peningkatan investasi Republik Korea di Indonesia. Di samping itu juga dibahas peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang dapat dilakukan dalam kerangka kerja sama multilateral dengan FAO. Peningkatan kerja sama bisnis to bisnis serta kerja sama multilateral dalam kerangka Asian Forest Cooperation Organization (AFOCO) juga dibahas pada pertemuan bilateral tersebut.(*/ron)



 
Berita Lainnya :
  • Menteri Siti: Kerjasama Bidang LHK akan Libatkan Unilak Riau dan Unja
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Menteri Siti Jadikan Dialog Sebagai Budaya Kerja
    02 Pengurus NPC Meranti Jaring Atlit Difabel Berpotensi
    03 FJPI dan UIR Seminarkan RUU KUHP
    04 SMP Kristen Kalam Kudus Selatpanjang Taja Bulan Bahasa
    05 PPID Pemprov Riau Berkolaborasi Dengan KI
    06 Masyarakat Bukit Batu Tolak Unjuk Rasa Anarkis Terorisme dan Faham Radikalisme
    07 Kabut Asap Masih Selimuti Negeri Jalur, LAMR Kuansing Bagikan Seribuan Masker Gratis
    08 Legislator Termuda Meranti Ajak Pemuda Berperan Aktif dan Kreatif
    09 Masyarakat Kuansing Serukan Anti Unras Anarkis, Terorisme dan Radikal
    10 Pengurus DPC LAN Meranti Audiensi dengan Wabup
    11 Tujuh Pemuda Tebing Tinggi Diciduk Polres Meranti
    12 Apakah Akan Maju? Jontikal : DPP Demokrat Yang Tentukan
    13 Dirut BPJS Kesehatan Paparkan implementasi Program JKN-KIS
    14 Bupati: Segera Susun Rencana APBDes untuk Dijalankan Tahun Depan
    15 Turnamen PBSI Cup 2019 Berhadiah Total Rp9.5 Juta
    16 Wabup: Hati-Hati dalam Pengunaan Dana Desa
    17 Rambo: Saya Siap Maju
    18 Edu: Saya Tidak Teken Selama Belum Selesai
    19 YH : IAPPIL UR Dukung Pelantikan Presiden dan Wapres RI
    20 Bupati: Persatuan dan Kesatuan yang Terbina Selama Ini Perlu Kita Jaga
    21 Tahun ini, Pemerintah Pusat Anggarkan Rp6,6 Miliar
    22 Tiga Siswa MAN Insan Cendekia Siak Harumkan Nama Riau
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami
    © HarianTimes.Com - #Kanal Informasi Public