Home | Nasional | Riau | Ekonomi | Politik | Hukrim | Pendidikan | Sportivitas | Sosialita | Wisata | Indeks Kamis, 17 Agustus 2019
 
Luncurkan Buku “Dari Wartawan ke Senayan"
Bamsoet: Saya Merintis Karier Wartawan dari Kasta Paling Bawah
Kamis, 25 Oktober 2018 - 20:44:53 WIB
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo meluncurkan buku “Dari Wartawan ke Senayan" di Kompleks DPR, Senayan, Jakarta. Kamis (25/10/2018).

Jakarta, Hariantimes.com - Profesi wartawan membuka ruang sangat luas untuk menjadi apapun. 

Bagaimana tidak? Karena wartawan punya akses kepada siapapun dan dapat bertanya tentang apapun.

Hal itu diutarakan Ketua DPR RI Bambang Soesatyo yang pernah menjadi wartawan dalam acara peluncuran buku karyanya “Dari Wartawan ke Senayan" di Kompleks DPR, Senayan, Jakarta. Kamis (25/10/2018).
   
Dalam acara yang dihadiri berbagai tokoh politik nasional dan sesepuh wartawan itu, Bamsoet, pangggilan Bambang Soesetyo, juga mengungkapkan, dirinya merintis karier wartawan dari kasta paling bawah, yaitu reporter baru.

”Waktu itu, karena masih pakai mesin tik, kalau satu dua alinea tulisan kita dianggap sudah tidak bagus, langsung disobek oleh redaktur,” katanya disambung tertawa hadirin. 

Demikian juga kehidupan ekonomi yang sekarang dicapainya dengan tidak mudah dan kerja keras. Bamsoet mengaku merintis bisnisnya dari paling bawah pula, yaitu dari jual beli sayur dan telor di Pasar Induk, Kramat Jati, Jakarta. 

Waktu ditugaskan meliput di Pasar Induk, Bamsoet mengetahui dari pedagang mereka mengambil barang dari Bekasi. Lantas Bamsoet menawarkan diri untuk ikut memasok juga.  

Para pedagang menyetujui sepanjang harganya lebih murah atau sama dari pemasok lainnya. Dengan kendaraan umum dan kendaraan bak terbuka sewaan, Bamsoet bolak-balik Bekasi Pasar Induk. 

“Bekasi waktu itu masih jauh, belum ada jalan tol seperti sekarang,” papar Bamsoet.

Walhasil dia harus kerja keras bangun lebih pagi dan waktu luang dipakai untuk mengurus bisnisnya.
     
Untuk modal, Bamsoet terpaksa menggadaikan jam tangan dan beberapa barang miliknya. Sebab awalnya semua harus bayar kontan. Setelah dipercaya baru kemudian boleh konsinyasi. Dari sana usaha terus melaju sampai sekarang.
     
Harus Transparan

Dalam wawancara dengan  wartawan setelah acara, Bamsoet menegaskan, DPR sebagai lembaga perwakilan rakyat harus dibuat transparan dan responsif. 

“Bukan eranya lagi DPR ekslusif dan tertutup,” tuturnya.

Menurutnya, demokrasi, menuntut partisipasi publik.
    
Bambang menerangkan, banyak yang bertanya kepada dirinya setelah menjadi ketua DPR mau kemana, termasuk apakah mau menjadi ketua umum Golkar. 
Bamsoet menjawab, ”Saya belum berpikir ke arah seperti itu.”

Selama ini Bamsoet memang dikenal produktif menulis buku. Kali ini bukunya diterbitkan oleh Gramedia Kompas dan dibantu sunting oleh beberapa wartawan senior.

Hadir dalam acara peluncuran buku itu antara lain, Ketua Umum Nasdem Surya Paloh, pengusaha Chaerul Tanjung, tokoh pemuda Yapto Suryosumarno, budayawan Hardi,  tokoh pers Artides, Iskadi SK, Panda Nababan dan sejumblah anggota DPR dari lintas partai.(rls)



 
Berita Lainnya :
  • Bamsoet: Saya Merintis Karier Wartawan dari Kasta Paling Bawah
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Menteri Siti Jadikan Dialog Sebagai Budaya Kerja
    02 Pengurus NPC Meranti Jaring Atlit Difabel Berpotensi
    03 FJPI dan UIR Seminarkan RUU KUHP
    04 SMP Kristen Kalam Kudus Selatpanjang Taja Bulan Bahasa
    05 PPID Pemprov Riau Berkolaborasi Dengan KI
    06 Masyarakat Bukit Batu Tolak Unjuk Rasa Anarkis Terorisme dan Faham Radikalisme
    07 Kabut Asap Masih Selimuti Negeri Jalur, LAMR Kuansing Bagikan Seribuan Masker Gratis
    08 Legislator Termuda Meranti Ajak Pemuda Berperan Aktif dan Kreatif
    09 Masyarakat Kuansing Serukan Anti Unras Anarkis, Terorisme dan Radikal
    10 Pengurus DPC LAN Meranti Audiensi dengan Wabup
    11 Tujuh Pemuda Tebing Tinggi Diciduk Polres Meranti
    12 Apakah Akan Maju? Jontikal : DPP Demokrat Yang Tentukan
    13 Dirut BPJS Kesehatan Paparkan implementasi Program JKN-KIS
    14 Bupati: Segera Susun Rencana APBDes untuk Dijalankan Tahun Depan
    15 Turnamen PBSI Cup 2019 Berhadiah Total Rp9.5 Juta
    16 Wabup: Hati-Hati dalam Pengunaan Dana Desa
    17 Rambo: Saya Siap Maju
    18 Edu: Saya Tidak Teken Selama Belum Selesai
    19 YH : IAPPIL UR Dukung Pelantikan Presiden dan Wapres RI
    20 Bupati: Persatuan dan Kesatuan yang Terbina Selama Ini Perlu Kita Jaga
    21 Tahun ini, Pemerintah Pusat Anggarkan Rp6,6 Miliar
    22 Tiga Siswa MAN Insan Cendekia Siak Harumkan Nama Riau
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami
    © HarianTimes.Com - #Kanal Informasi Public