Home | Nasional | Riau | Ekonomi | Politik | Hukrim | Pendidikan | Sportivitas | Sosialita | Wisata | Indeks Senin, 26 Agustus 2019
 
Tutup Workshop LDIK
Rektor UIR Ajak Peserta Bangun Atmosfir Kampus yang Islami dan Ilmiah
Sabtu, 01 Desember 2018 - 19:03:14 WIB
Workshop Pembinaan Ke-Islaman LDIK.

Pekanbaru, Hariantimes.com - Peserta Workshop Pembinaan Ke-Islaman Lembaga Dakwah Islam Kampus (LDIK) diajak membangun atmosfir kampus yang islami dan ilmiah.

Ajakan itu disampaikan Rektor Universitas Islam Riau (UIR) Prof Dr H Syafrinaldi SH MCL sebelum menutup Workshop Pembinaan Keislaman bagi Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan di Fakultas Hukum UIR, Sabtu (01/12/2018).

Dalam paparannya bertajuk, 'Kampus dan Civitas Akademika sebagai Sarana
dan Sasaran Dakwah,' Rektor menegaskan, setiap Civitas Akademika UIR wajib membangun atmosfer kampus yang islami dan ilmiah. Islami dan ilmiah, menurut Rektor, menjadi karakter UIR sebagai universitas yang Islami.

''Kita tidak menginginkan kampus dijadikan sarana radikalisme, atau perilaku civitas akademika yang negatif yang dapat merugikan kita semua,'' tegas Rektor.

Menurut Rektor, tema radikalisme dalam beberapa tahun terakhir menjadi pembahasan yang menarik akibat munculnya pandangan pemikiran yang ekstrim. Bahkan perilaku dan perbuatan sejumlah orang yang bertentangan dengan nilai-nilai keislaman. Pembinaan keislaman oleh Lembaga Dakwah Kampus, merupakan sarana untuk penyamaan visi dan misi bagi tenaga pendidik dan kependidikan agar senantiasa berpodaman kepada ajaran-ajaran Islam dalam berfikir, bersikap dan berperilaku di kampus.

''Program workshop pembinaan ini sangat positif dan harus dilakukan secara berkesinambungan baik untuk keperluan intern, dan bila perlu juga disasarkan kepada warga luar kampus yang berada di seputar UIR,'' tandas Rektor.

Pandangan senada disampaikan  Dr H Iskandar Arnel MA, Dosen Pascasarjana UIN Riau yang juga menjadi pemateri.  

Dalam makalah bertajuk, 'Sekularisme, Pluralisme dan Liberalisme' atau SEPILIS, Wakil Direktur PPs UIN ini menyatakan, bahaya SEPILIS akan berimplikasi terhadap pemikiran seseorang yang mengatakan, semua agama sama-sama benar, sama-sama menyerukan yang benar dan sama-sama kembali kepada yang maha benar. Logika yang menyebut sama-sama benar ini, menurut Iskandar, membawa kesesatan kepada umat jika tidak hati-hati.

Dalam konteks agama, ulas Iskandar, berfikiran liberal bermakna tidak terkait pada satu otoritas tertentu. Tepatnya bebas dari segala bentuk ortodoksi dan tradisi yang selama ini dipraktikkan  secara turun temurun. ''Bahayanya liberalisme karena sangat menentang penerapan hukum syari'ah di bidang-bidang pemerintahan, hak asasi wanita, hak asasi non muslim dan kebebasan berpikir,'' ucap Iskandar.

LDIK, lanjut Anton Afrizal Chandra, merasakan pentingnya materi-materi yang berkaitan dengan bahaya sekularisme, pluralisme dan liberalisme diberikan kepada setiap civitas akademika UIR baik dosen, pegawai maupun mahasiswa. 

'''Disitulah pentingnya pengetahuan tentang Islamic Worldview yang bercirikan pada metode berpikir yang tauhid integral. Artinya, dalam memahami realitas dan kebenaran pandangan hidup Islam(islamic worldview) menggunakan metode yang tidak dikotomi,'' ulas Sekretaris LDIK UIR itu.

Penutupan Workshop Pembinaan Keislaman bagi Tenaga Pendidik dan Kependidikan ini dihadiri Wakil Rektor Bidang Akademik Dr H Syafhendry MSi, Ketua dan Sekretaris LDIK Dr H Zulhelmi dan Anton Afrizal Candra MSi.(*/ron)



 
Berita Lainnya :
  • Rektor UIR Ajak Peserta Bangun Atmosfir Kampus yang Islami dan Ilmiah
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Stand Bazzar PLN Gebyar Kemrdekaan Meriahkan FPJ Kuansing 2019
    02 Pahlawan Kuantan Cahayo Kuansing PP Kuansing 2019 Sabet Gelar Sang Jawara
    03 Zufra: Kalau Jatuh Korban Anak-Anak Sekolah, Diskes Harus Tanggungjawab Lho!
    04 Mantan Runner Up Telan Pil Pahit, Masdi : Rezeki Sudah Diatur Sang Pencipta
    05 Ikatan Pemuda Jawa Pakning Gelar Pesta Rakyat
    06 Coca-Cola Baksos Pemeriksaan Gratis di Nagari Kasang
    07 Doni dan Halim Berswafoto di Tribun Finish
    08 H Halim Gelontorkan 175 Juta Bukti Kecintaan Untuk Pacu Jalur Tradisional Kuansing
    09 Sri Mulyani: Semoga Allah SWT Memberikan Kemudahan dan Kelancaran
    10 Syamsuar: Mari Kita Gali Terus Kreatifitas Daerah
    11 Gubri: Mari Kita Sambut Anak Yatim Piatu dan Dhuafa Mengenyam Pendidikan Disini
    12 Syamsuddin dan Rombongan Datang ke BNPP Jakarta
    13 77 Personil Polres Meranti Ikut Apel Serpas
    14 NK, Warga Sumber Sari Mendiami Sel Tahanan Polres Meranti
    15 Susiana: Tabrani Rab Milik Semua Orang
    16 Irawan: Nanti Setelah Ariadi tenang, Desty Bisa Kembali Bekerja
    17 Alfansuri: Kampus Inilah Harapan Masa Depan Untuk Meretas Kemiskinan
    18 Walikota: Kita Bagi Menjadi 4 Zona
    19 Pemko Pekanbaru akan Kerjasama dengan Investor Jerman
    20 Kampanye GEMARIKAN, Ratusan Pelajar di Rambah Dilibatkan
    21 Irwan: Dana Perimbangan Tidak Disalurkan Pemerintah
    22 Universitas Yarsi Siap Bekerjasama dan Bersinergi
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami
    © HarianTimes.Com - #Kanal Informasi Public