Home | Nasional | Riau | Ekonomi | Politik | Hukrim | Pendidikan | Sportivitas | Sosialita | Wisata | Indeks Rabu, 22 Agustus 2020
 
Raja Yose : Enam Karya Budaya Riau Ditetapkan Sebagai WBTB
Jumat, 16 Agustus 2019 - 10:32:02 WIB
Kadis Kebudayaan Riau, Raja Yoserizal Zein saat mempertahankan karya budaya Riau sebelum ditetapkan sebagai WBTB Indonesia

Jakarta, HarianTimes.com - Enam karya budaya dari Provinsi Riau ditetapkan sebagai WBTB (Warisan Budaya Takbenda) Indonesia tahun 2019 oleh Ditjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia belum lama ini.

Keenam karya budaya Riau yang ditetapkan dalam keputusan Tim Ahli itu yakni Buwong Kuayang, Tari Cegak, Zapin Siak Sri Inderapura, Dikei Sakai, Syair Surat Kapal, Tepuk Tepung Tawar Riau. 

Pada sesi paparan, enam karya budaya tersebut dapat dipertahankan oleh Raja Yoserizal Zen selaku Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Riau.
"Alhamdulillah pada sesi paparan kita mampu memberikan penguatan yang meyakinkan tim ahli terhadap enam karya budaya yang berhasil lolos ke sidang penentuan hari ini," tegas Raja Yose.

Dengan penetapan ini maka karya budaya Provinsi Riau yang sudah  berhasil menjadi WBTB Indonesia hingga tahun ini berjumlah 41.

Yose berharap di tahun depan Provinsi Riau bisa menambah lebih banyak lagi karya budaya untuk ditetapkan menjadi WBTB Indonesia.

Dia juga mengharapkan peran aktif dan keseriusan kabupaten dan kota dalam pengusulan di tahun depan.

"Kabupaten dan kota mesti bersiap untuk kelengkapan formulir serta data pendukung seperti kajian, foto, dan video," tambahnya lagi.

Dalam sambutannya, Direktur Warisan dan Diplomasi Budaya Ditjen Kebudayaan, Nadjamudin Ramli menyebutkan WBTB yang ditetapkan dari 32 Provinsi di Indonesia tahun ini sebanyak 267.

Sementara itu Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbud, Hilmar Farid, dalam arahannya berpesan agar karya budaya yang telah ditetapkan menjadi WBTB Indonesia harus dipikirkan kelanjutannya. Seperti disebutkan misalnya bisa menjadi bahan ajar dan materi pembelajaran di sekolah dan perguruan tinggi. Pemerintah daerah harus memikirkan pembinaan karya budaya yang sejalan dengan undang undang No 5 tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan. Karya budaya juga terancam dicabut sertifikat pengakuannya jika pemerintah daerah dan masyarakatnya tidak mampu memperhatikan kondisi karya budaya. 

Acara ditutup dengan penandatanganan berita acara penetapan 267 karya budaya menjadi WBTB Indonesia. (*/hrp)



 
Berita Lainnya :
  • Raja Yose : Enam Karya Budaya Riau Ditetapkan Sebagai WBTB
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Pemerintah Pusat Serius Dukung Kawasan Industri Hilir di Pelalawan
    02 Komisi II DPRD Inhu Sidak PKS PT Mustika Agung
    03 Camat Jhon Pitte Beraksi, DSPMD Menanggapi Cepat
    04 Ketua IKJR Ajak Masyarakat Jawa di Meranti Dukung Kepolisian
    05 Meski Turun Hujan, Rumah Warga Baserah Ludes Dilalap Si Jago Merah
    06 Rapat Paripurna DPRD Inhu Rusuh
    07 Ratusan Petani Sawit Desa Langkan Mengadu ke Apkasindo
    08 Kondisi Mess Pemprov Riau di Jakarta Banyak yang Rusak
    09 Ini Kontaknya! Keken : Ambulance Gratis Untuk Masyarakat Kuansing
    10 Orari Riau Kunjungi Diskominfo Pelalawan
    11 Jufri: Keluarga dan Guru Dapat Mengawasi Anak Muridnya
    12 Kapolres Meranti Minta Guru dan Siswa Hindari Hoax
    13 Novrizon: Kawan-Kawan Wartawan Tidak Semuanya Tahu Tentang UU KIP
    14 Kapolres Kampar Instruksikan Seluruh Polsek Intensifkan Upaya Pencegahan
    15 Kapolres: Bisa Menjadi Pelopor Berlalulintas
    16 HT, Warga Lesung Diamankan Polsek Lirik
    17 DPRD Kuansing Bahas 9 Ranperda Sekaligus
    18 Kapolresta: Sepertinya Diduga Ada Unsur Kesengajaan
    19 Ratusan Offriders Ramaikan Jakjar Jelajah Alam Bukik Tigo Baserah 3
    20 Kapolresta: Tanda Komitmen Kita Menjaga Harkamtibmas
    21 Besok, For-KI Riau Gelar Bimtek Keterbukaan Informasi
    22 Direkom PKB, Cak Mus : Asalkan Mursini - Indra Putra Bisa Penuhi Beberapa Point
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami
    © HarianTimes.Com - #Kanal Informasi Public