Home | Nasional | Riau | Ekonomi | Politik | Hukrim | Pendidikan | Sportivitas | Sosialita | Wisata | Indeks Senin, 26 Agustus 2019
 
Raja Yose : Enam Karya Budaya Riau Ditetapkan Sebagai WBTB
Jumat, 16 Agustus 2019 - 10:32:02 WIB
Kadis Kebudayaan Riau, Raja Yoserizal Zein saat mempertahankan karya budaya Riau sebelum ditetapkan sebagai WBTB Indonesia

Jakarta, HarianTimes.com - Enam karya budaya dari Provinsi Riau ditetapkan sebagai WBTB (Warisan Budaya Takbenda) Indonesia tahun 2019 oleh Ditjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia belum lama ini.

Keenam karya budaya Riau yang ditetapkan dalam keputusan Tim Ahli itu yakni Buwong Kuayang, Tari Cegak, Zapin Siak Sri Inderapura, Dikei Sakai, Syair Surat Kapal, Tepuk Tepung Tawar Riau. 

Pada sesi paparan, enam karya budaya tersebut dapat dipertahankan oleh Raja Yoserizal Zen selaku Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Riau.
"Alhamdulillah pada sesi paparan kita mampu memberikan penguatan yang meyakinkan tim ahli terhadap enam karya budaya yang berhasil lolos ke sidang penentuan hari ini," tegas Raja Yose.

Dengan penetapan ini maka karya budaya Provinsi Riau yang sudah  berhasil menjadi WBTB Indonesia hingga tahun ini berjumlah 41.

Yose berharap di tahun depan Provinsi Riau bisa menambah lebih banyak lagi karya budaya untuk ditetapkan menjadi WBTB Indonesia.

Dia juga mengharapkan peran aktif dan keseriusan kabupaten dan kota dalam pengusulan di tahun depan.

"Kabupaten dan kota mesti bersiap untuk kelengkapan formulir serta data pendukung seperti kajian, foto, dan video," tambahnya lagi.

Dalam sambutannya, Direktur Warisan dan Diplomasi Budaya Ditjen Kebudayaan, Nadjamudin Ramli menyebutkan WBTB yang ditetapkan dari 32 Provinsi di Indonesia tahun ini sebanyak 267.

Sementara itu Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbud, Hilmar Farid, dalam arahannya berpesan agar karya budaya yang telah ditetapkan menjadi WBTB Indonesia harus dipikirkan kelanjutannya. Seperti disebutkan misalnya bisa menjadi bahan ajar dan materi pembelajaran di sekolah dan perguruan tinggi. Pemerintah daerah harus memikirkan pembinaan karya budaya yang sejalan dengan undang undang No 5 tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan. Karya budaya juga terancam dicabut sertifikat pengakuannya jika pemerintah daerah dan masyarakatnya tidak mampu memperhatikan kondisi karya budaya. 

Acara ditutup dengan penandatanganan berita acara penetapan 267 karya budaya menjadi WBTB Indonesia. (*/hrp)



 
Berita Lainnya :
  • Raja Yose : Enam Karya Budaya Riau Ditetapkan Sebagai WBTB
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Stand Bazzar PLN Gebyar Kemrdekaan Meriahkan FPJ Kuansing 2019
    02 Pahlawan Kuantan Cahayo Kuansing PP Kuansing 2019 Sabet Gelar Sang Jawara
    03 Zufra: Kalau Jatuh Korban Anak-Anak Sekolah, Diskes Harus Tanggungjawab Lho!
    04 Mantan Runner Up Telan Pil Pahit, Masdi : Rezeki Sudah Diatur Sang Pencipta
    05 Ikatan Pemuda Jawa Pakning Gelar Pesta Rakyat
    06 Coca-Cola Baksos Pemeriksaan Gratis di Nagari Kasang
    07 Doni dan Halim Berswafoto di Tribun Finish
    08 H Halim Gelontorkan 175 Juta Bukti Kecintaan Untuk Pacu Jalur Tradisional Kuansing
    09 Sri Mulyani: Semoga Allah SWT Memberikan Kemudahan dan Kelancaran
    10 Syamsuar: Mari Kita Gali Terus Kreatifitas Daerah
    11 Gubri: Mari Kita Sambut Anak Yatim Piatu dan Dhuafa Mengenyam Pendidikan Disini
    12 Syamsuddin dan Rombongan Datang ke BNPP Jakarta
    13 77 Personil Polres Meranti Ikut Apel Serpas
    14 NK, Warga Sumber Sari Mendiami Sel Tahanan Polres Meranti
    15 Susiana: Tabrani Rab Milik Semua Orang
    16 Irawan: Nanti Setelah Ariadi tenang, Desty Bisa Kembali Bekerja
    17 Alfansuri: Kampus Inilah Harapan Masa Depan Untuk Meretas Kemiskinan
    18 Walikota: Kita Bagi Menjadi 4 Zona
    19 Pemko Pekanbaru akan Kerjasama dengan Investor Jerman
    20 Kampanye GEMARIKAN, Ratusan Pelajar di Rambah Dilibatkan
    21 Irwan: Dana Perimbangan Tidak Disalurkan Pemerintah
    22 Universitas Yarsi Siap Bekerjasama dan Bersinergi
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami
    © HarianTimes.Com - #Kanal Informasi Public