Home | Nasional | Riau | Ekonomi | Politik | Hukrim | Pendidikan | Sportivitas | Sosialita | Wisata | Indeks Selasa, 28 Agustus 2020
 
Singgah ke Kelompok Kerajinan Tangan Sakai
Gubri: Kami akan Bantu Memasarkan Produk Lokal Ini
Rabu, 15 Januari 2020 - 22:11:36 WIB
Gubri Syamsuar menyempatkan diri singgah ke Kelompok Kerajinan Tangan Sakai di Kampung Minas Barat, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, Rabu (15/01/2020).

Pekanbaru, Hariantimes.com - Dalam perjalanan ke Kota Dumai, Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar menyempatkan diri singgah ke Kelompok Kerajinan Tangan Sakai di Kampung Minas Barat, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, Rabu (15/01/2020).

Syamsuar dalam perjalanan ke Kota Dumai didampingi Ketua TP PKK Riau Hj Misnarni Syamsuar, Kepala Dinas Perhubungan Riau sekaligus Plt Kepala Dinas PU-Perkimtan Riau.

Syamsuar kagum melihat hasil kerajinan tangan berupa sandal yang terbuat dari daun pandan yang dikeringkan dari warga sakai di Minas. Kerajinan berupa sandal ini visa dijual untuk kebutuhan sandal di hotel yang ada di Riau, khususnya di Kota Pekanbaru.

"Sandalnya unik dan berdasarkan sangat mencerminkan kearifan lokal, serta ramah lingkungan. Sandal daun pandan kering ini bisa dipasarkan di hotel-hotel yang ada di Riau," kata Syamsuar kepada wartawan, usai melihat hasil kerajinan tangan sandal daun pandan kering.

Syamsuar juga menyarankan kepada Ketua Kelompok Kerajinan Tangan Sakai Minas Barat, Vince Wahyudi, agar sandal yang ramah lingkungan ini dijual juga melalui aplikasi digital. Sehingga, pasar dari sandal tersebut tidak hanya di Riau saja, tapi bisa nasional, bahkan international.

"Kami akan bantu memasarkan produk lokal ini. Sehingga, omset dari produk ini bisa meningkat dan bisa membuka lapangan pekerjaan baru, serta membantu meningkatkan ekonomi warga sekitar," ungkap Syamsuar.

Vince Wahyudi menceritakan, dalan sehari bisa membuat 20 pasang sampai 30 pasang sandal daun pandan. Dalam waktu sebulan, bisa memproduksi 200 pasang sandal memiliki harga Rp10.000 sampai Rp15.000 per pasangnya.

"Saat ini kami memjualnya untuk warga sekitar dan melalui media sosial facebook. Omset dalam sebulan baru menghasilkan Rp300 ribu sampai Rp500 ribu," ujar Vince.

Dijelaskan Vince, saat ini pembuatan sandal pandan masih manual, dengan bantuan ibu-ibu sekitar. Untuk sepasang sandal dapat dibuat dengan waktu 5 menit. Dengan bantuan tiga orang, sehari bisa membuat 50 pasang sandal bahkan lebih.

"Bahan baku sandal yang unik ini sangat mudah dicari, hanya daun pandan yang dikeringkan. Selain unik, daun pandan ini merupakan kebudayaan warga sakai, sebab selalu dipakai dalam bentuk tikar ataupun tas," ungkap Vince seraya berharap, dengan kedatangan orang nomor satu di tempatnya, ada perhatian dari Pemerintah Provinsi Riau yang dapat membantu mesin pres dan mesin jahit untuk Kelompok Kerajinan Tangan Sakai di Kampung Minas Barat, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak.

"Harapannya kami masyarakat sakai bisa maju kedepannya dan berhasil. Pemprov Riau juga bisa membimbing kami, agar dapat lebih maju dalam mengembangkan ekonomi kreatif," jelas Vince.(*)



 
Berita Lainnya :
  • Gubri: Kami akan Bantu Memasarkan Produk Lokal Ini
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Wabup: Tidak Ada Hubungan dengan Ritual Keagamaan
    02 Batang Peranap Tuan Rumah Musrenbang Penyusunan RKPD 2020
    03 Kapolda Riau Berjibaku Padamkan Api di Rupat Utara
    04 Presiden Siap Hadiri Acara Puncak HPN 2020 Di Banjarmasin
    05 Kemiskinan dan Stunting Masih Menghantui Masyarakat Meranti
    06 Maryana Harap Pegawai Tetap Berpegang Teguh pada Pancasila dan UUD 45
    07 Bupati: Kita Ingin Kemiskinan di Meranti Dapat Turun Signifikan
    08 29 Februari, Deadline Penulisan dan Pengiriman Materi LKTJ Raja Ali Kelana
    09 Animo Masyarakat Cukup Tinggi Dalam Mengikuti Kontestasi BPD 2020
    10 Februari, Nurhadi-Toni Sutianto akan Daftar ke KPU Inhu
    11 14 Tim Berlaga di Liga Sepakbola di Lubuk Batu Jaya ke-5
    12 Cecep: Kita Minta Badan Publik Menyikapi Serius dan Penuh Inisiatif
    13 Bupati Minta Kades dan Camat Bangun Sekat Kanal
    14 Lewat Muscab, Irwan Erdi Nahkodai PUMA Kuansing 2020 - 2025
    15 Bambang Supriyanto Resmi Penjabat Sekda Meranti
    16 Sahabat Pondok Ijo2 dan PWI Peduli Serahkan 100 Paket Makan Siang
    17 BKSDA Riau Hutama Karya dan BPJT Sepakat Pasangan Kamera Trap
    18 Majelis Memerintahkan Pemohon dan Termohon Laksanakan Hasil Mediasi
    19 Polisi Cokok Warga Simandolak
    20 Sadar Desa Rawan Banjir, Kepala Pulau Beli Perahu Karet Untuk Warga
    21 Rangkap Jabatan Advokat Sebagai Karyawan di Perusahaan
    22 Bupati Pelalawan Temukan Delapan Perusahaan tak Hadir
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami
    © HarianTimes.Com - #Kanal Informasi Public