Home | Nasional | Riau | Ekonomi | Politik | Hukrim | Pendidikan | Sportivitas | Sosialita | Wisata | Indeks Sabtu, 29 Agustus 2020
 
Potensi Itu Milik Riau
Syamsuar: Mulai Sekarang Jangan Mau Dijajo Orang Lain Lagi
Sabtu, 18 Januari 2020 - 14:00:59 WIB
FGD yang ditaja Badan Riau Creative Network (BRCN), di Gedung Daerah Balai Serindit, Sabtu (18/01/2020).

Pekanbaru, Hariantimes.com - Riau begitu banyak potensinya, namun hal ini belum bisa dimanfaatkan secara maksimal.


Karenanya, perlu mengubah pola pikir dengan kreatifitas, sehingga potensi-potensi tersebut dapat mengentaskan kemiskinan dan pengangguran. Adapun potensi Riau tersebut antara lain kelapa, sagu dan ikan patin.


"Potensi Riau ini dijual daerah lain hingga keluar negeri. Memang masyarakat dapat duit, namun neraca perdagang Riau rugi. Sebab, potensi itu milik Riau, namun daerah atau provinsi lain yang mengekspor keluar negeri. Jadi, mulai sekarang (potensi Riau) jangan mau  dijajo (dijual) orang lain lagi," kata Gubernur Riau Drs H Syamsuar MSi dengan logat Melayu Riau pesisirnya saat membuka Focus Group Discussion (FGD) yang ditaja Badan Riau Creative Network (BRCN), di Gedung Daerah Balai Serindit, Sabtu (18/01/2020).


Kegiatan FGD ini dihadiri Staf Khusus Kementerian Koperasi dan UMKM Fiki Satari.

Syamsuar menyebutkan, dalam upaya pengembangan ekonomi kreatif di Provinsi Riau perlunya mengubah pola pikir karena Migas, Kelapa sawit, sudah tidak bisa diharapkan lagi. Sebab, SDA ini memang terbaik di dunia namun pertumbuhan ekonomi Riau rendah.


"Karenanya kita perlu mengubah kebijakan pertumbuhan ekonomi sehingga bisa menekan inflasi. Kita harus mengubah pola pikir untuk perubahan lebih maju. Harus memberi peluang kepada UKM, hingga hasil karyanya bisa dipasarkan ke dunia internasional," ungkap Syamsuar.


Menurut Syamsuar, produk Riau punya nilai jual yang luar biasa dan sebenarnya menjadi perhatian dunia. Hanya saja UMKM belum fokus pada produk yang dihasilkan sehingga konsumen bingung yang mana produk UMKM yang bagus.


Karenanya, sambung Syamsuar, perlunya satu kesepakatan produk yang  buat berada satu koperasi, sehingga komsumen tahu mana produk yang bagus dan ini tidak merugikan UMKM.


Kiat lainnya hingga produk UMKM Riau menjadi branding, dijelaskan Syamsuar, pada produk fasyen harus memberi sentuhan ciri khas. Sedangkan pada kuliner diminta ada halal, higienis, memenuhi standaele centered branding.


Hal lainnya yang dilakukan Pemprov Riau melakukan pengembangan usaha melalui KUR dan kemitraan.


"Ekonomi kreatif ada 16 sub sektor, dari sini kita harus fokus mengembangkannya, salah satunya UMKM," ujar Syamsuar.


Sementara itu, Staf khusus Kementerian Koperasi dan UMKM Fiki Satari, menyebutkan bahwa saat ini sudah ada Undang Undang Ekonomi Kreatif (Ekraf).


Menurut Fiki, perlu akselerasi untuk peningkatan UMKM karena di Indonesia lebih 90 persen UMKMnya berada pada kelas mikro.


"Untuk peningkatan UMKM menjadi sedang dan besar, salah satu dilakukan Kementerian Koperasi dan UMKM dengan membuat pelatihan," ujar Fiki.


Pada helat tersebut, juga ada penandatangan MoU antara Bank Riau Kepri Syahriah dengan BRCN.


"Dengan adanya MoU ini kirannya nanti kita bisa membantu UMKM yang ada di Riau ini," kata Ketua BRCN Husnul Kausaurian.(*)




 
Berita Lainnya :
  • Syamsuar: Mulai Sekarang Jangan Mau Dijajo Orang Lain Lagi
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Kalemdiklat Polri Tandatangani Prasasti Masjid Al-Maghfiroh
    02 Disperkim Riau Gelar Forum Perangkat Daerah
    03 Warga Sandarkan Harapan Pada Juprizal
    04 Wakapolri: Sudah Sepatutnya Menjadikan Kita Semua Mawas Diri
    05 26 Maret, 131 Kades dan Lurah se Kabupaten Siak akan Ikuti Bimtek Keterbukaan Informasi
    06 Pengurus PWI Riau Jenguk Wartawan Tertua, Wartawan Sakit dan Berbagi
    07 SMSI Dianugerahi Penghargaan MURI
    08 Balai Bahasa Riau dan Rumah Sunting Gelar Literasi di Depan Rumah Presiden Bangsa Orang Laut
    09 Bupati Harris Kembali Terima Penghargaan
    10 Akhyar Berharap Bisa Menjadi Motor Memakmurkan Masjid
    11 Komjen Arief : Kalian Bukan Polisi Karnaval
    12 98 Personil Gabungan Polda Riau Turun ke Meranti
    13 Pertamina Gandeng Kejati Riau
    14 Bupati Mursini Serahkan Sertifikat Tanah Gratis Ke Masyarakat
    15 KI Riau Minta Keseriusan Pemkab Kampar Jadi Tuan Rumah HAKIN
    16 Bupati: Upaya Optimalisasi Pelayanan Pajak Terhadap Masyarakat
    17 Zulmansyah: Peserta Anggota PWI Memiliki Kartu Biru dan Sudah UKW
    18 Sardiyono : RAPP Harus Perbaiki Jalan Rawang Bonto Hingga Gunung Melintang
    19 Bagian Ortal Setdakab Meranti Sosialisasikan Kepatuhan Standar Pelayanan Publik
    20 Legislator Riau Dapil 5 Kunker ke Pemkab Meranti
    21 Kapolres Meranti Ikut Padamkan Sisa Api di Lahan Gambut yang Masih Berasap
    22 Tim Mitigasi Balai Besar KSDA Riau Turun 2 Kali ke Kuala Tolam
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami
    © HarianTimes.Com - #Kanal Informasi Public