Home | Nasional | Riau | Ekonomi | Politik | Hukrim | Pendidikan | Sportivitas | Sosialita | Wisata | Indeks Rabu, 20 Agustus 2019
 
Walikota Pekanbaru Hapus Sanksi Denda BPHTB
Marzuki: Mari Manfaatkan Sebaik-baiknya
Sabtu, 13 Juli 2019 - 02:47:22 WIB
Kabid Pajak Daerah 1 Bapenda Kota Pekanbaru HR Marzuki 

Pekanbaru, Hariantimes.com - Walikota Pekanbaru DR H Firdaus ST MT memberlakukan kebijakan baru untuk meningkatkan penerimaan pajak daerah dari sektor Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

Kebijakan baru tersebut mulai diberlakukan mulai 1 Juli 2019 hingga  diterbitkannya Perwako Pekanbaru baru sebagai pengganti Perwako yang saat ini sedang berjalan, yakni Perwako Pekanbaru nomor 107/2019.

Kepala Bidang (Kabid) Pajak Daerah 1 Bapenda Kota Pekanbaru HR Marzuki kepada Hariantimes.com di ruang kerjanya, Jumat (12/07/2019) menyampaikan, kbijakan baru itu berupa pengurangan, penghapusan atau pembatalan sanksi denda BPHTB mencapai hingga100 persen bagi Wajib Pajak (WP) pribadi yang terdaftar sebagai penerima sertifikat tanah proyek nasional (prona) Pendaftaran Tanah Sistimatis Lengkap (PTSL)  tahun 2017 dan 2018 di Kota Pekanbaru.

"Ini kebijakan yang jarang terjadi. Mari manfaatkan sebaik-baiknya," sebut Marzuki seraya mengimbau seluruh WP  penerima sertifikat tanah Prona PTSL yang masih terutang pembayaran pajak BPHTB segera memanfaatkan pengurangan, penghapusan atau pembatalan sanksi denda ini.

"WP dapat menghitung sendiri pengurangan pajak BPHTB terutang sebelum melakukan pembayaran di Bapenda Pekanbaru melalui Kantor Kas Bank Riau-Kepri atau Kantor Kas Bank BNI dengan menggunakan rumus yang telah ditentukan," ujar Marzuki.

Mantan Sekwan Kota Batam ini menjelaskan, Perwako Pekanbaru, Nomor: 107 Tahun 2019 menetapkan empat kriteria pengurangan, penghapusan atau pembatalan sanksi denda pajak BPHTB terhutang pribadi (perorangan) sertifikat PTSL. 

Keempat kriteria pengurangan ditetapkan berdasarkan nilai jual objek pajak (NJOP) yakni:

Pertama: BPHTB dengan total NJOP kecil atau sama dengan Rp150.000.000 diberikan pengurangan sebesar 100 persen dari pajak terutang.

Kedua; BPHTB dengan total NJOP Rp150.000.001 sampai dengan Rp500.000.000 diberikan pengurangan sebesar 50 persen dari pajak terutang.

Ketiga; BPHTB dengan total NJOP Rp500.000.001 sampai dengan Rp1.000.000.000 diberikan pengurangan sebesar 25 persen dari pajak terutang.

Keempat; BPHTB dengan total NJOP lebih dari Rp1.000.000.000 diberikan pengurangan sebesar 0 persen dari pajak terutang.(*)

Penulis : Karmawijaya
Editor    : Zulmiron



 
Berita Lainnya :
  • Marzuki: Mari Manfaatkan Sebaik-baiknya
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Banyak Warga Terserang DBD, Dewan Minta Diskes Proaktif
    02 IKO-SUAY Silaturahmi Dengan PKB dan DPD Demokrat Riau, Calon Harus Ikuti Aturan
    03 Lima Tokoh dan Empat Buku Masuk Nominator Anugerah Sagang
    04 Syafhendry: Kita berharap, Visitasi Akreditasi International Lancar dan Sukses
    05 Suwardi: Jangan Coba-Coba Bermain Anggaran
    06 Gajah Sumatera Ditemukan Mati di Konsesi HTI Arara Abadi
    07 Alfis: Peresmian Gedung Sekretariat dan UKW
    08 Lurah LBT Pingsan dan Luka-luka
    09 Dua Atlet PBSI Inhil Ikut Kejurnas Bulutangkis di Palembang
    10 PT BBHA Bantu 110 Sak Semen
    11 Bayu Aji, Ahmad Ijazi, dan Monda Juara Lomba Sastra Siak
    12 Waroeng Steak And Shake Jogjakarta Buka Outlet The Coffee di Pekanbaru
    13 RA, Warga Rejosari Diciduk Tim Opsnal Polsek Tenayan Raya
    14 Pemprov Riau Salurkan Dana Bankeu Rp200 Juta per Kampung
    15 Mursini: Besar Harapan, Zakat akan Terus Meningkat
    16 Ayat: Sudahi Keinginan Pemekaran Itu
    17 Zufra: Pemerintahan Desa Wajib Memiliki PPID
    18 Zamri Domo: Berbagai Tugas Sudah Menunggu Kita
    19 Zulhelmi: Sampai September 2019, Penerimaan Tercapai Rp530 Miliar
    20 M Nuh: Ini Gawe Kita Bersama Masyarakat Pers
    21 Komisi II DPRD Meranti Raker Bersama BPPRD
    22 M Yasin : Kita Sudah Kantongi 8 Nama Bakal Calon
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami
    © HarianTimes.Com - #Kanal Informasi Public