Home | Nasional | Riau | Ekonomi | Politik | Hukrim | Pendidikan | Sportivitas | Sosialita | Wisata | Indeks Senin, 26 Agustus 2019
 
Pemasangan Mural dan Baliho Melebih Jumlah yang Dilaporkan
Welly: Petugas Sudah Berkali-kali Melakukan Penertiban
Jumat, 19 Juli 2019 - 17:32:19 WIB
Welly Amrul 

Pekanbaru, Hariantimes.com - Perusahaan, organisasi dan individu diingatkab berbuat  jujur dalam memasang reklame, khususnya mural dan baliho.

Soalnya, masih ada mural dan baliho suatu produk bisnis/usaha dan event tertentu dipasang melebihi jumlah yang telah dilaporkan ke Bapenda oleh perusahaan, organisasi atau individu tertentu.

"Benar, pengecekan kami di lapangan juga seperti itu. Masih kami temukan di lapangan ada oknum perusahaan, kelompok dan individu memasang reklame mural dan baliho suatu event kegiatan tertentu dan produk usaha atau bisnis melebihi jumlah yang sudah mereka minta kepada kami saat melakukan pembayaran reklamenya itu," tutur Kepala bidang(Kabid) Pajak Daerah 2 Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru, Welly Amrul kepada hariantimes.com di ruang kerjanya belum lama ini.

Menurut Welly, petugas sudah berkali-kali melakukan penertiban perizinan membongkar mural dan baliho yang tidak dibayar pajak reklamenya. Tapi masih  ada saja sampai sekarang oknum pengusaha,  organisasi dan individu yang tetap nekat memasang alat peraga usahanya melebihi jumlah yang mereka ajukan sendiri ke Bidang Pajak Daerah 2 Bependa Pekanbaru saat melakukan pembayaran reklamenya.

"Mereka main kucing-kucingan dengan kami waktu memasang reklamenya di lapangqn. Misalnya, dilaporkan kepada kami 10 lembar yang mau dipasang, dan kita setujui 10 setelah dibayar pajaknya untuk yang 10 lembar itu. Ternyatanya setelah kami cek ke lapangan ada 11 mural atau baliho yang dipasang, bahkan ada yang sampai 20 lembar yang mereka pasang. Sisa lebih satu bahkan 10 lembar itu boleh dibilang llegal jika tak ada tanda tangan dari petugas verifikasi reklame yang sudah ditunjuk pada bidang ini. Dan yang denikian ini jelas melanggar aturan, dan sudah banyak yang kami bongkar," jelasnya.

Perbuatan oknum memasang mural atau baliho yang tidak dilaporkan ke Bapenda, menurut Welly mudah diketahui pihaknya.

"Mural atau baliho yang belum atau tidak dibayar pajak reklamenya tapi sudah ditayangkan, cepat atau lambat  pasti kami tahu punya siapa dan berapa jumlahnyq karena nyata bedanya dari yang sudah kami setujui. Pada setiap reklame mural atau baliho yang sudah dibayar pajak reklamenya nampak jelas ada tanggal sudah diverikasi dan tanda tangan petugas kami," jelas Welly lagi.

Dikatakannya, ada beberapa modus yang dilakukan oknum pengusaha, oknum organisasi dan oknum individu tertentu dalam upayq mengelabui tim pengawas reklame Bapenda dan masyarakat luas untuk menyembunyikqn mural-mural dan baliho-baliho yang tidak di bayar pajak reklamenya, tetapi ditayangkan selama berhari-hari.

Salah satu caranya, menyisipkan mural atau baliho illegal itu diantara jejeran mural dan baliho yang pajak reklamenya sudah dibayar.

"Tapi serapi apapun cara si oknum mengelabui kita dan masyarakat kami pasti tahu. Jadi, lebih baik kawan-kawan pengusaha dan WP reklame lainnya jujur saja dalam memasang mural atau balihonya demi kebaikan kita bersama," tuturnya.

Bapenda, ujar Welly, tidak mungkin berani membongkar reklame-reklame yang sudah lunas dibayar pajaknya.

"Tapi jangan pula karena sudah bayar pajak reklame, mural dan baliho dipasang  sesuka hati di jalan-jalan itu," ucapnya.

Ia minta perusahaan dan masyarakat memperhatikan estetika keindahan Kota Pekanbaru dalam meletakan dan memasang alat-alat peraga bisnis maupun event tertentu tersebut.

"Silahkan pasang  mural dan baliho di ruas-ruas jalan dalam kota ini, tapi tolong jangan sampai mengganggu lalu lintas kendaraan, menghalangi pandangan orang dan memasangnya di jalur-jalur hijau jalan yang sudah dilarang Pemko Pekanbaru," tuturnya mengingatkan.(*)

Penulis : Karmwijaya
Editor   : Zulmiron



 
Berita Lainnya :
  • Welly: Petugas Sudah Berkali-kali Melakukan Penertiban
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Stand Bazzar PLN Gebyar Kemrdekaan Meriahkan FPJ Kuansing 2019
    02 Pahlawan Kuantan Cahayo Kuansing PP Kuansing 2019 Sabet Gelar Sang Jawara
    03 Zufra: Kalau Jatuh Korban Anak-Anak Sekolah, Diskes Harus Tanggungjawab Lho!
    04 Mantan Runner Up Telan Pil Pahit, Masdi : Rezeki Sudah Diatur Sang Pencipta
    05 Ikatan Pemuda Jawa Pakning Gelar Pesta Rakyat
    06 Coca-Cola Baksos Pemeriksaan Gratis di Nagari Kasang
    07 Doni dan Halim Berswafoto di Tribun Finish
    08 H Halim Gelontorkan 175 Juta Bukti Kecintaan Untuk Pacu Jalur Tradisional Kuansing
    09 Sri Mulyani: Semoga Allah SWT Memberikan Kemudahan dan Kelancaran
    10 Syamsuar: Mari Kita Gali Terus Kreatifitas Daerah
    11 Gubri: Mari Kita Sambut Anak Yatim Piatu dan Dhuafa Mengenyam Pendidikan Disini
    12 Syamsuddin dan Rombongan Datang ke BNPP Jakarta
    13 77 Personil Polres Meranti Ikut Apel Serpas
    14 NK, Warga Sumber Sari Mendiami Sel Tahanan Polres Meranti
    15 Susiana: Tabrani Rab Milik Semua Orang
    16 Irawan: Nanti Setelah Ariadi tenang, Desty Bisa Kembali Bekerja
    17 Alfansuri: Kampus Inilah Harapan Masa Depan Untuk Meretas Kemiskinan
    18 Walikota: Kita Bagi Menjadi 4 Zona
    19 Pemko Pekanbaru akan Kerjasama dengan Investor Jerman
    20 Kampanye GEMARIKAN, Ratusan Pelajar di Rambah Dilibatkan
    21 Irwan: Dana Perimbangan Tidak Disalurkan Pemerintah
    22 Universitas Yarsi Siap Bekerjasama dan Bersinergi
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami
    © HarianTimes.Com - #Kanal Informasi Public