Home | Nasional | Riau | Ekonomi | Politik | Hukrim | Pendidikan | Sportivitas | Sosialita | Wisata | Indeks Senin, 24 Agustus 2020
 
Sulap Sampah Jadi Energi Listrik
Pemko Pekanbaru akan Kerjasama dengan Investor Jerman
Sabtu, 24 Agustus 2019 - 00:11:19 WIB
Walikota Pekanbaru DR H Firdaus ST MT menggelar pertemuan dengan CEO PT SDW Energi dan kepala perwakilan yang ada di Indonesia, Kamis (22/08/2019). 

Pekanbaru, Hariantimes.com - Produksi sampah di Kota Bertuah, Pekanbaru yang mencapai 1.000 ton lebih per hari nanti bakal disulap menjadi energi listrik.

Agar impian itu bisa terwujud, maka Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru akan bekerjasama dengan perusahaan asal Jerman, PT SDW Energy dalam hal pengelolaan sampah ini.

"Dari hasil pertemuan dengan pimpinan PT SDW Energi dan perwakilan yang ada di Indonesia, intinya mereka berminat kerjasama dalam pengelolaan sampah untuk dijadikan energi listrik. Cara kerjanya, nanti mesti bergandengan tangan dengan perusahaan daerah," beber Walikota Pekanbaru DR H Firdaus ST MT, usai menggelar pertemuan dengan CEO PT SDW Energi dan kepala perwakilan yang ada di Indonesia, Kamis (22/08/2019). 

Di samping memiliki teknologi untuk mengelola dan membangun pabrik pembangkit listrik dari sampah, terang Walikota, pimpinan PT SDW Energy pada pertemuan itu juga menjanjikan untuk memfasilitasi masuknya investor luar negeri ke Kota Pekanbaru.

"Mereka juga menjamin akan ada investor lain yang akan berinvestasi di situ (pengelolaan sampah). Teknisnya sama, nanti akan bekerjasama dengan perusahaan daerah kita," ungkapnya.

Disebutkan Walikota, dari volume sampah 1.000 ton per hari yang diproduksi Kota Pekanbaru akan mampu menghasilkan energi listrik sekitar 20 megawatt listrik.

"Selain mendapatkan energi listrik, limbahnya 10 sampai 20 persen bisa pula diolah menjadi bahan bangunan seperti paving block dan lainnya. Artinya, tidak ada limbah setelah proses itu," tegas Walikota.

Tak hanya itu, sambung Walikota, teknologi yang dimiliki PT SDW Energy juga bisa menjadi instalasi pengola air minum. 

"Prodak mereka bisa mengolah air menjadi air siap minum. Jadi dengan teknologi yang mereka bawa ditambah minat mereka yang tinggi, kita yakin kerjasama ini bisa terwujud. Mengapa kerjasama kita dengan beberapa investor sebelumnya gagal dalam pengelolaan sampah menjadi energi listrik ini, karena memang teknologi yang mereka bawa belum seperti yang dipaparkan oleh PT SDW," ulasnya.

Menurut Walikota, banyak manfaat yang bisa didapat pemerintah kota jika kerjasama itu terwujud. Di antaranya, pemerintah kota tak mesti membangun atau menambah jumlah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah.

"Kemudian sampah yang diproduksi setap hari bisa diolah menjadi energi listrik atau bernilai ekonomis. Limbah yang dihasilkan bisa diolah menjadi bahan bangunan, dan teknologi dari PT SDW juga bisa mengolah air menjadi air siap minum dan manfaat lainnya. Intinya, ini salah satu upaya menyelesaikan persoalan sampah di Indonesia khususnya di Kota Pekanbaru. Jadi ini merupakan momentum yang baik bagi kita, mudah-mudahan kerjasama dengan ke-4 kalinya dengan calon investor ini dapat terwujud," harapnya


Melalui kebijakan Pemerintah Pusat dalam hal pengelolaan sampah menjadi energi listrik, ungkap Firdaus, pemerintah daerah dibolehkan memberi Tipping Fee atau biaya pengelolaan sampah yang dibayarkan pemerintah kepada investor.

"Hanya saja belum ada penegasan apakah (Tipping Fee) akan dibantu sepenuhnya melalui APBN atau diserahkan ke daerah. Itu sudah kita sampaikan kepada pimpinan PT SDW dalam pertemuan tersebut," ungkapnya.

Jika dibebankan melalui APBD kabupaten/kota, disampaikan walikota nantinya pemerintah kota tinggal mengalihkan biaya operasional TPA sejauh ini sebagai Tipping Fee. 

"Jadi kita akan memberikan tipping fee sebesar biaya operasional TPA yang kita keluarkan selama ini. Yang jelas kita pelajari dulu kerjasama ini, sehingga persoalan sampah di Pekanbaru bisa kita atasi," kata Walikota.(*)


Editor : Zulmiron



 
Berita Lainnya :
  • Pemko Pekanbaru akan Kerjasama dengan Investor Jerman
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Pemkab Meranti Akan Terapkan Sistem Penggajian Single Salary dan Pemangkasan Birokrasi
    02 Edwin: Lahan Masyarakat dengan Indikasi Unsur Kesengajaan
    03 RAPP Kampanyekan "Dari Sampah Menjadi Berkah dan Emas"
    04 Zapnil Helmi : Gubri Berikan Bantuan 220 Ribu Benih Ikan
    05 Gubri : Semoga Porprov Nanti Bisa Berkontribusi Terhadap Masyarakat
    06 Silaturahmi Masyarakat Baserah Untuk Percepatan Pembangunan
    07 Desa Ujung Tombak Pembangunan, Jhon Pitte Alsi : Jangan Minder Dengan Media
    08 LPMP Tunjuk SMPN 34 Pekanbaru Sebagai Sekolah Model SPMI
    09 Jokowi: Saya Akan Terus Bagikan ke Rakyat Kecil
    10 Kunni: bukan Mengerdilkan Diri, Apalagi Bersaing dengan Lelaki
    11 Menteri Siti: Negara Tidak akan Lemah Pada Penjahat Lingkungan
    12 Syamsidir Atan Mandau Terpilih Lewat Jalan Musyawarah Mufakat
    13 Dewan Pers Berikan UKW Gratis untuk 480 Wartawan
    14 Atal S Depari: Kami Menolak Adanya Pasal 18 Ayat (4)
    15 29 Februari, PWI akan Gelar Porwada Catur
    16 PWI Meranti Gelar Pelatihan Jurnalistik Industri Hulu Migas
    17 Karantina Wilayah Kerja Selatpanjang Musnahkan 681 Kg Buah Asal Malaysia
    18 Presiden Jokowi: Kalau Mereka Ngurus Izin, Tolong Dipermudah
    19 Amril: Tolong Jaga Marwah Organisasi
    20 M Nuh: Proses Verifikasi Faktual SMSI Sedang Proses Tahap Akhir
    21 Dispar Riau Sosialisasikan Pergub Pembentukan BRCN
    22 Sabtu, DPD Kosgoro 1957 Pekanbaru akan Dilantik
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami
    © HarianTimes.Com - #Kanal Informasi Public