Home | Nasional | Riau | Ekonomi | Politik | Hukrim | Pendidikan | Sportivitas | Sosialita | Wisata | Indeks Senin, 24 Agustus 2020
 
Percepatan Penyediaan Air Bersih di Pekanbaru
Walikota: Kita Bagi Menjadi 4 Zona
Sabtu, 24 Agustus 2019 - 12:52:16 WIB
Walikota Pekanbaru DR H Firdaus ST MT, usai menggelar pertemuan dengan PT Potum di Pekanbaru, Kamis (22/08/2019).

Pekanbaru, Hariantimes.com - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus berupaya melakukan percepatan penyediaan air bersih bagi warga Kota Bertuah. 

Pasalnya, pelayanan air bersih yang baru bisa diberikan hingga kini masih di bawah 10 persen dari total kebutuhan.

"Ini sangat tertinggal jauh dari kebutuhan yang mestinya sesuai target nasional tahun 2015, kita sudah di atas 15 persen. Oleh sebab itu, untuk percepatan penyediaan air bersih ini, kita bagi Pekanbaru menjadi 4 zona," kata Walikota Pekanbaru DR H Firdaus ST MT, usai menggelar pertemuan dengan PT Potum Mundi Infranusantara (Potum) selaku investor yang tertarik mengelola air bersih di Pekanbaru, Kamis (22/08/2019).

Zona pertama, kata Walikota, disebut zona eksisting yang akan dikelola secara langsung oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Siak Pekanbaru.

"Pengelolaannya nanti dengan sistem kerjasama dengan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Keuangan. Yaitu dengan sistem KPBU (kerjasama pemerintah dan badan usaha). Ini telah melalui tahapan panjang dan sekarang sudah siap untuk tender yang juga bekerjasama dengan PT PII dan PT SMI serta Kementerian Keuangan," paparnya.

"Kapasitas penyediaan air bersih di zona pertama yang akan kita lelang ini 750 liter per derik," ulas walikota.

Kemudian zona kedua disebut Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) regional Pekan-Kampar. Pada zona dua ini, untuk air beku yang akan diolah menjadi air bersih bersumber dari Sungai Kampar.

"Sekarang juga persiapan tender. Ini tender prakarsa yang diprakarsai oleh BUMD provinsi dengan perusahaan nasional dengan kapasitas 1.000 liter per detik," ungkap walikota.

Selanjutnya zona tiga di wilayah Kecamatan Rumbai dan Rumbai Pesisir. Di zona ini, pengelolaan air bersih akan bekerjasama dengan PT Potum Mundi Infranusantara yang merupakan perusahaan asal Indonesia.

"Di kota-kota di Indonesia, mereka sudah banyak beroperasi. (PT Potum) ini juga grup dari perusahaan yang bergerak di bidang infrastruktur lainnya termasuk jalan tol, pelabuhan dan sebagainya," sebut walikota.

Untuk wilayah Rumbai dan Rumbai Pesisir, walikota menyampaikan bakal menjadi kawasan strategis. Yang mana,  di kawasan dua kecamatan itu juga akan menjadi pusat pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata.

"Jadi kepada PT Potum telah kita sampaikan, selain KEK di Rumbai, nanti juga ada pengembangan kawasan Danau Bandar Khayangan menjadikan okura sebagai kawasan industri manufaktur. Nah, ini akan memberi pengaruh ekselerasi pembangunan Kota Pekanbaru di Rumbai dan Rumbai Pesisir dengan cepat. Juga dengan pertumbuhan penduduk yang tinggi, tentu kebutuhan air bersih juga akan semakin besar," ucapnya.

Dengan dukungan infrastruktur yang semakin baik, sambung walikota, sehingga pertumbuhan untuk bisnis air bersih akan tumbuh. "Nah, mereka tadi sangat berminat. Melalui bisnis tu bisnis, PDAM saya harap bisa melakukan tindak lanjut dari rencana bisnis ini dengan metoda bisnis tu bisnis tadi," ujarnya.

Selanjutnya kawasan percepatan penyediaan air bersih zona keempat merupakan kawasan Tenayan Raya. Kawasan Tenayan ini akan menjadi pengembangan SPAM tersendiri mengingat Tenayan merupakan juga merupakan kawasan industri di Kota Pekanbaru.

"Mudah-mudahan minat mereka (investor) dapat kita fasilitasi dan kita juga harus menjadi tuan rumah yang baik. Ini kita lakukan untuk memenuhi kebutuhan air bersih dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Pekanbaru," ujar Walikota.(*)


Editor : Zulmiron



 
Berita Lainnya :
  • Walikota: Kita Bagi Menjadi 4 Zona
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Pemkab Meranti Akan Terapkan Sistem Penggajian Single Salary dan Pemangkasan Birokrasi
    02 Edwin: Lahan Masyarakat dengan Indikasi Unsur Kesengajaan
    03 RAPP Kampanyekan "Dari Sampah Menjadi Berkah dan Emas"
    04 Zapnil Helmi : Gubri Berikan Bantuan 220 Ribu Benih Ikan
    05 Gubri : Semoga Porprov Nanti Bisa Berkontribusi Terhadap Masyarakat
    06 Silaturahmi Masyarakat Baserah Untuk Percepatan Pembangunan
    07 Desa Ujung Tombak Pembangunan, Jhon Pitte Alsi : Jangan Minder Dengan Media
    08 LPMP Tunjuk SMPN 34 Pekanbaru Sebagai Sekolah Model SPMI
    09 Jokowi: Saya Akan Terus Bagikan ke Rakyat Kecil
    10 Kunni: bukan Mengerdilkan Diri, Apalagi Bersaing dengan Lelaki
    11 Menteri Siti: Negara Tidak akan Lemah Pada Penjahat Lingkungan
    12 Syamsidir Atan Mandau Terpilih Lewat Jalan Musyawarah Mufakat
    13 Dewan Pers Berikan UKW Gratis untuk 480 Wartawan
    14 Atal S Depari: Kami Menolak Adanya Pasal 18 Ayat (4)
    15 29 Februari, PWI akan Gelar Porwada Catur
    16 PWI Meranti Gelar Pelatihan Jurnalistik Industri Hulu Migas
    17 Karantina Wilayah Kerja Selatpanjang Musnahkan 681 Kg Buah Asal Malaysia
    18 Presiden Jokowi: Kalau Mereka Ngurus Izin, Tolong Dipermudah
    19 Amril: Tolong Jaga Marwah Organisasi
    20 M Nuh: Proses Verifikasi Faktual SMSI Sedang Proses Tahap Akhir
    21 Dispar Riau Sosialisasikan Pergub Pembentukan BRCN
    22 Sabtu, DPD Kosgoro 1957 Pekanbaru akan Dilantik
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami
    © HarianTimes.Com - #Kanal Informasi Public