Home | Nasional | Riau | Ekonomi | Politik | Hukrim | Pendidikan | Sportivitas | Sosialita | Wisata | Indeks Minggu, 21 Agustus 2019
 
Kenakalan Remaja Resahkan Masyarakat
Lem Kambing Punye Pasal
Minggu, 14 Juli 2019 - 13:00:56 WIB
Pemeran Film Lem Kambing Punya Pasal foto bersama.
TERKAIT:

Meranti, Hariantimes.com - Lem kambing sangat bahaya apabila digunakan dengan cara dihisap.

Lebih parahnya lagi, pengguna bisa menjadi maling diakibatkan lem kambing tersebut. Sehingga menjadi keresahan masyarakat. 

Hal itulah yang melatarbelakangi kenapa Kawan Melayu Lawak Meranti memproduksi film Lem Kambing Punye Pasal.

Film hasil anak daerah Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau ini pun akhirnya sukses ditayangkan secara perdana di Gedung PKK Kepulauan Meranti, Sabtu (13/07/2019) malam.

Bahkan, masyarakat yang menyaksikan pemutaran perdana film ini pun luar biasa ramai. Bahkan membludak hingga di luar gedung. Meski masyarakat harus merogoh uang kantong sebesar Rp10.000 untuk ikut andil mendukung karya anak daerah berjuluk Kota Sagu tersebut.

Ketua Pelaksana Kegiatan Film Lem Kambing Punye Pasal Tengku Harzuin alias Bombom mengatakan, penontonnya ramai sehingga memadati lokasi acara. Namun sebagian penonton sampai diluar menyaksikan saat film tersebut ditayangkan di Gedung PKK Kepulauan Meranti.

"150 tiket habis terjual. Semua berkat kerja keras kawan Melayu Lawak Meranti yang selalu kompak mensukseskan acara ini," ujar Bombom.

Dikesempatan itu, Bombom tidak lupa mengucapkan terimakasih kepada semua masyarakat yang telah membantu dan sudi hadir menyaksikan langsung acara ini.

"Terimakasih semua pihak yang telah mendukung acara ini. Semoga kami Melayu Lawak tetap eksis dan berkarya lebih bagus lagi kedepanya," harap Bombom seraya menjelaskan, film itu mengisahkan tentang kenakalan remaja yang diperankan Muhammad Syahren selaku Bero dan pemeran utamanya Feri Juniawan sebagai Pak Mail, Zulfahmi sebagai Japo Ayah dari Bero, Ririn selaku Zenab selaku teman Bero, Solihin sebaagai Sonjong teman dekat Bero, Zulkarnain selaku Ketua Pemuda, Tengku Azwin sebagai Bombom, Restu sebagai Siti, Siti Zubaidah selaku Bedah Ibu dari Zainab, Ita sebagai Salmah Ibu dari Bero dan lain-lain.

Ketua Melayu Lawak Meranti M Syahren menyampaikan, film itu mengisahkan tentang bahayanya lem kambing apabila digunakan dengan cara dihisap. 

Film itu, sebut Syahren, juga menceritakan Ia tidak sekolah dan tidak bekerja. Bahkan yang lebih parah, ia menjadi maling diakibatkan lem kambing tersebut. Sehingga menjadi keresahan masyarakat desa itu. Namun akhirnya Bero sadar lalu menyesali perilakunya selama itu.

 "Iya film diluncurkan atas ide-ide ia dan rekan-rekannya karena maraknya lem kambing disalahgunakan remaja di Kepulaun Meranti. Sehingga film tersebut dibuat selama satu jam setengah. Dan film ini sengaje dibuat. Sebab ade pesan moralnye tentang bahayenye ngelem," ungkap Syahren dengan logat Melayunya sembari menyebutkan, film berdurasi 1.30 menit itu memakan waktu tiga bulan lamanya, dengan menggunakan satu buah kamera nikon tipe D 7000.

"Sebelum film kami tayangkan, l akan diadakan dengan care nobar. Namun sebelum nobar trailler film itu, kami unggah di youtube dan akun-akun facebook kami. Sehingge hal itu banyak ditaanggap oleh para penggune facebook," ungkap pemeran utama itu.

Dikatakan Syahren lagi, ia dan pihaknya sudah berkomunikasi terlebih dahulu kepada pihak pemda terkait nobar yang bakal mereka laksanakan. Namun tidak membuahkan hasil. Sehingga mereka ambil opsi berikutnya dengan cara menjual tiket Rp10.000 per orang. Karena dari uang itulah untuk biaya oprasional.

"Bagi masyarakat yang belum bekesempatan hadir untuk nobar, nantikan tayangan film ini di upload ke youtube Melayu Lawak Meranti yang bejudul Lem Kambing Punye Pasal," tutup Syahren.(*)

Editor : Zulmiron



 
Berita Lainnya :
  • Lem Kambing Punye Pasal
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 LPPM UIR Undang Prof Maizirwan Mell
    02 Rektor : Dosen dan Pegawai Gratis Berobat di 10 Rumah Sakit
    03 Turun Mandi, Bamba : Alhamdulillah Andalan Beringin Taluk Peringkat Ke 6
    04 Mardansyah : Alhamdulillah, Jalur Andalan PTSP Naker Sang Jawara Tepian Rajo 2019
    05 DLHK Riau dan KLHK RI Langsung Turun Beri Penilaian
    06 Menteri LHK: Disebabkan Persoalan Berlapis di Tingkat Tapak
    07 Bupati Berpesan ke Khafilah Tetap Jaga Kondusifitas
    08 Hari Ini, 110 Calon Anggota PWI Riau Ikuti Orientasi
    09 Wabup Lantik Dewan dan Majelis Hakim MTQ XI Tingkat Kabupaten Meranti
    10 Rustam: Ini Merupakan Tanggungjawab Kita Bersama
    11 Syoffaizal: Akan Berjalan Pada APBD Perubahan Tahun Ini
    12 AKP Teguh Wiyono: Kita Terus Melakukan Sosialisasi ke Masyarakat
    13 Wabup Meranti Buka Festival Pangan Lokal Bergizi Seimbang 2019
    14 Satlantas Polres Meranti Serahkan Tersangka dan BB ke JPU Kejari
    15 Gebu Minang Riau Serahkan Bantuan ke Korban Kebakaran di Jalan Delima
    16 Welly: Petugas Sudah Berkali-kali Melakukan Penertiban
    17 Dua Oknum Pejabat Dishub Ditahan Kejari Meranti
    18 Kejari Rohil dan BPJS Ketenagakerjaan Teken MoU
    19 PLN Roadshow ke SMKN 5 Pekanbaru
    20 Defino: Pak Desmianto Bersikap Persuasif
    21 Halim Lobi Prabowo
    22 Disbun dan Hortikultura Jemput Kekurangan Dana APBN
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami
    © HarianTimes.Com - #Kanal Informasi Public