Bupati Kampar Apresiasi Inovasi UMKM di Tengah Pandemi Covid-19


Dibaca: 755 kali 
Selasa, 20 Oktober 2020 - 18:48:53 WIB
Bupati Kampar Apresiasi Inovasi UMKM di Tengah Pandemi Covid-19 Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto mengunjungi UMKM Amanah Kreatif di Desa Kampar, Kecamatan Kampa, Kabupaten Kampar, Riau, Selasa (20/10/2020).

Kampar, Hariantimes.com - UMKM Amanah Kreatif membudidayakan peternakan lele dengan memanfaatkan kolam renang yang sebelumnya digunakan sebagai wahana permainan anak-anak Taman Kanak-Kanak (TK).

Budidaya ikan lele tersebut kemudian diolah menjadi abon dan salai sebagai produk UMKM. 

Inovasi yang dilakukan tentunya akan meningkatkan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat dengan harapan bisa meringankan beban masyarakat ditengah terjadinya pandemi covid-19 saat sekarang ini.

"Kita mengapresiasi inovasi yang dilakukan UMKM di tengah pandemi Covid-19 agar tetap mampu bersaing dan bertahan, sehingga tetap memberikan peningkatan ekonomi masyarakat," sebut Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto saat mendampingi Gubernur Riau (Gubri) Drs H Syamsuar MSi mengunjungi UMKM Amanah Kreatif yang bergerak di bidang peternakan lele yang juga diolah menjadi salai lele dan abon lele yang terletak di Desa Kampar, Kecamatan Kampa, Kabupaten Kampar, Riau, Selasa (20/10/2020).

Turut serta dalam kunjungan itu Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto, Wakil Ketua DPRD Kampar Repol, Sekretaris Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM Ahmad Zaki, Kabid Pengawasan dan Distribusi Barang Wira Sastra, Tokoh Masyarakat, Ninik Mamak serta Ulama.

Dikatakan Bupati, saat ini ketahanan pangan sedang digalakkan oleh pemerintah. Untuk mewujudkan semua itu, perlu kesadaran masyarakat agar dapat memanfaatkan pekarangan rumah kita agar ditamani tanaman-tanaman sayuran, toga dan bumbu dapur lainnya untuk kebutuhan sehari-hari, sehingga masyarakat tidak perlu lagi membelinya yang otomatis mengurangi pengeluaran masyarakat. 

"Pemerintah harus berjuang dengan menangani pandemi Covid-19 namun juga harus mempersiapkan ketahanan pangan serta peningkatan ekonomi masyarakat," katanya.

Dikesempatan itu, Gubri menyebutkan, Pandemi Covid-19 berdampak dengan ketahanan pangan. Sehingga, masyarakat harus mempersiapkan bahan makanannya dengan menanam, budidaya ikan maupun berternak atau segala hal yang berkaitan dengan ketahanan pangan.

"Akibat pandemi ini, aktifitas anak-anak sekolah tidak lagi berjalan. Yang pada akhirnya dijadikan sebagai wadah peternakan lele yang nantinya akan menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan ekonomi pelaku usaha tersebut" sebut Gubri.

Sementara Kabid Pengawasan dan Distribusi Barang Wira Sastra menjelaskan, Pemerintah Republik Indonesia guna mendukung UMKM bertahan ditengah pandemi Covid-19 menggelontorkan bantuan untuk 12 Juta UMKM diseluruh Indonesia. Sementara itu di Kabupaten Kampar Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM telah menerima pengajuan 9 ribu lebih permohonan bantuan UMKM, sementara kuota bantuan untuk se Provinsi Riau hanya 4.500 bantuan UMKM.(*)