TP PKK Kampar Sosialisasikan Penanganan Sampah di Pulau Terap


Dibaca: 959 kali 
Sabtu, 21 November 2020 - 00:59:53 WIB
TP PKK Kampar Sosialisasikan Penanganan Sampah di Pulau Terap TP PKK Kampar Sosialisasikan Penanganan Sampah di Pulau Terap.

Kampar, Hariantimes.com - Tim penggerak Peningkatan kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Kampar didampingi Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kampar melakukan sosialisasi terhadap penanganan sampah di Desa Pulau Terap Kecamatan Kuok, Jumat (20/11/2020).

Sosialisasi ini sebagai upaya Pemerintah Kabupaten Kampar dalam penanganan persampahan yang belum terkelola secara efektif dan efisien.

"Sampah yang saat ini terus dihasilkan baik corporate, rumah tangga belum dapat kita jadikan sebagai sumber ekonomi, karena belum terkelola dengan baik. Padahal sampah dapat dijadikan salah satu sumber ekonomi masyarakat. Karena itu, pengolahan sampah ini sangat penting dalam menjaga kelestarian alam untuk anak cucu kita. Maka kelola dan pisahkan sampah agar dapat menambah ekonomi masyarakat," saran Ketua TP PKK Kabupaten Kampar Hj Muslimawati Catur saat melakukan sosialisasi penanganan sampah.

Jika dikelola dengan baik, ulas Muslimawati, sampah dapat didaur ulang maupun untuk dijadikan kerajinan dan souvernir serta pupuk kompos.

"Kami imbau kepada masyarakat agar ini dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan ekonomi keluarga," ajak Muslimawati didampingi Kasi Pemberdayaan masyarakat Kecamatan Kuok Kasmir, Ketua TP PKK Kecamatan Kuok dan Desa Pulau Terap.

Sementara itu, Kepala Desa Pulau Terap Kecamatan Kuok Husni Amd menyatakan, pengolahan sampah ini sangat penting. Apalagi setiap rumah tangga dapat menghasilkan sampah yang belum dikelola.

"Kita memiliki bank sampah, namun belum terkelola dengan baik," sebut Husni seraya menyampaikan, Pulau Terap merupakan salah satu desa yang dikelilingi oleh Sungai Kampar. Apalagi dengan mata pencarian masyarakat dengan pemanfaatan sungai sebagai mata pencaharian, selain keramba ikan juga menangkap ikan di sungai.

"Jika sungai dipenuhi sampah, maka tentunya akan mengurangi perkembang biakan ikan," sebut Husni.(*)