Untuk Kemajuan Pendidikan dan SDM Kampar, Bunda PAUD Miliki Fungsi dan Peran Strategis


Dibaca: 790 kali 
Kamis, 03 Desember 2020 - 07:05:07 WIB
Untuk Kemajuan Pendidikan dan SDM Kampar, Bunda PAUD Miliki Fungsi dan Peran Strategis Bunda PAUD Kampar Hj Muslimawati saat membuka kegiatan peningkatan kompetensi dan manajerial Untuk 42 Bunda PAUD Kecamatan dan Desa se Kabupaten Kampar, Rabu (02/12/2020).

Pekanbaru, Hariantimes.com - Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memiliki fungsi dan peran strategis dalam memberikan pengaruh terhadap kemajuan pendidikan anak, khususnya di kecamatan dan desa.

Oleh sebab itu, gunakan posisi ini untuk meningkatkan dan memajukan sumber di desa dengan mrmperkuat koordinasi dan komunikasi.

"Dengan posisi dan jabatan yang dimiliki, dapat mengorganisir dan memobilisasi terhadap fungsi untuk kemajuan pendidikan," sebut Bunda PAUD Kampar Hj Muslimawati saat membuka kegiatan peningkatan kompetensi dan manajerial  Untuk 42 Bunda PAUD Kecamatan dan Desa se Kabupaten Kampar, Rabu (02/12/2020). 

Kegiatan ini diikuti 42 orang Bunda PAUD Kecamatan dan 1 orang Bunda Paud Desa.

Menurut Muslimawati, pendidikan anak Usia dini miliki peran yang strategis dalam mengembangkan sumber daya manusia di Indonesia, hususnya di kabupaten. Dan PAUD merupakan wadah untuk memaksimalkan pencapaian tumbuh kembang anak.

"Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada Pemkab Kampar yang telah memberikan perhatian kepada pendidikan anak usia dini. Harapan ini tentunya terus untuk terus diperhatikan. Begitu juga terhadap peran kecamatan dan kepala desa yang telah mengalokasikan anggaran untuk kemajuan pendidikan PAUD di desanya," tutur Muslimawati.

Sementara itu, Bupati Kampar diwakili Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga dan Kepemudaan M Yasir menyampaikan, Pemkab Kampar sangat komit dalan peningkatan Sumber Daya Manusia di Kabupaten Kampar. Apalagi terkait dengan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang merupakan penentu dan dasar dalam pembentukan manusia yang berkarakter dan memiliki integrasi. 

"Inilah masa yang tepat sebagai pondasi dalam memberikan pemahaman. Nasa inilah yang paling mudah untuk menanamkan pola pikir. Diibaratkan seperti bambu muda yang mudah dibentuk, namun jika sudah tua sulit untuk membentuknya," terang Yasir.

Dalam memberikan dukungan konkrit, sebut Yasir, Pemkab Kampar telah menyalurkan 100 alat Peraga Edukatif  berbagai bantuan sarana dan prasarana PAUD. 

"Begitu juga terhadap anggaran, insya Allah perhatian ini terus akan kita tingkatkan," katanya.

Selain itu, ungkap Yasir, telah diberikan motivasi, pembekalan dan penyusunan program Paud Holestik, integrasi terhadap pengembangan anak Usia Dini secara konvergensi antar lintas sektor.

Sedangkan drg Awal Haeniwati selaku Ketua Panitia menyebutkan, kegiatan selam dua hari ini diikuti 42 orang dari Bunda Paud Kecamatan dan 1 orang Bunda Paud Desa.

"Kegiatan ini juga telah kita gelar di empat lokus bagi bunda Paud Desa dengan mendatangkan dari nara Sumber yang berkompeten," sebut Awal Haeniwati.(*)