Gubri Siap Dukung Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah Jadi Pahlawan Nasional


Dibaca: 425 kali 
Kamis, 02 Desember 2021 - 17:01:41 WIB
Gubri Siap Dukung Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah Jadi Pahlawan Nasional Gubri Siap Dukung Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah Jadi Pahlawan Nasional.

Pekanbaru, Hariantimes.com - Ketua Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) Pekanbaru Ayat Cahyadi meminta dukungan Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar terkait pengajuan Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah (Sultan Siak Sri Inderapura ke-5). 

Saran gubri, TP2GD diminta membuat sketsa wajah sosok pahlawan dari Riau itu. 

"Saya telah menerima TP2GD yang dipimpin oleh ketuanya, Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi. Saya sudah memberikan masukan dan menyatakan siap mendukung Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah dengan gelar Marhum Pekan menjadi pahlawan nasional," kata Gubri Syamsuar di rumah dinasnya, Rabu (01/12/2021). 

Pemprov Riau akan menghimpun semua dokumen dan bukti-bukti berkenaan dengan Sultan Siak ke-5 itu. Orang-orang yang tahu dengan sejarah perjuangan Sultan Siak ke-5 bukan hanya ada di Riau, tapi juga di beberapa daerah di Indonesia. 

"Kita ikuti tahapannya sesuai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Hal yang terpenting memulai sosialisasi di Pekanbaru," ucap Syamsuar. 

Dukungan warga Pekanbaru dan daerah lain di Riau sangat dibutuhkan. Semoga, ada warga yang memiliki dokumen lain tentang perjuangan Sultan Siak ke-5 ini. 

"Sehingga, almarhum dapat dikukuhkan sebagai pahlawan nasional," harap Syamsuar.

Kesempatan yang sama, Ketua TP2GD Ayat Cahyadi mengatakan, kedatangan tim untuk meminta dukungan Gubri Syamsuar. Ternyata, gubernur sangat mendukung. 

"Saran beliau sangat konkret, terutama terkait sketsa wajah dan dokumen. Kami sedang menyiapkan sketsa wajah (Sultan Siak ke-5)," ujarnya.

Proses Sultan Siak ke-5 ini akan disosialisasikan ke masyarakat Riau, terutama Pekanbaru. Mudah-mudahan, niat TP2GD ini tercapai. 

"Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan gubri. Pesan beliau, jangan cepar-cepat. Tetapi sekali diusulkan jadi," ungkap Ayat.(*)