Radio LPPL Kuansing FM Menjawab Kerinduan Masyarakat Jauh Dari Ibukota


Dibaca: 544 kali 
Ahad, 09 Januari 2022 - 20:03:10 WIB
Radio LPPL Kuansing FM Menjawab Kerinduan Masyarakat Jauh Dari Ibukota (foto : ist). Antena Pemancar Radio LPPL Kuansing FM

TELUK KUANTAN, HarianTimes.com – Masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi sangat merindukan kehadiran Radio di ruang pendengaran pemirsa secara menyeluruh hingga ke pelosok daerah, yang di kelola oleh Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Kuansing 100.9 FM.

Betapa tidak, Radio Kuansing FM merupakan satu-satunya radio yang dimiliki oleh Pemerintah Daerah yang dikelola Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) selama ini.

Dimana biasanya masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi bisa mendengarkan alunan lagu-lagu daerah, termasuk randai sebagai kesenian daerah yang terkenal dengan julukan Kota Pacu Jalur, mulai dari Teluk Kuantan s.d Singingi Hilir, dari Teluk Kuantan s.d Cerenti dan Teluk Kuantan s.d Hulu Kuantan.

Semua wilayah di Kabupaten Kuantan Singingi bisa menikmati siaran dari Radio LPPL Kuansing 100.9 FM, demikian kerinduan masyarakat terhadap siaran radio tercintanya tersebut.

“Tolong Bapak  Bupati, kami salah satu penggemar Siaran Radio Kuansing dari Inuman sangat menyayangkan bahwa kami tidak bisa mendengar siaran Radio di frekuensi 100.9 FM melalui radio biasa, dulu setiap rumah mempunyai radio, apalagi di kegiatan Even Pacu Jalur dan setiap malam Minggu, itu biasanya ada lagu Kuansing dan Randai Kuansing, sekarang tidak bisa lagi mendengarkan kalau tidak mempunyai HP,” ungkap Itat, salah seorang warga Kecamatan Inuman di komentar status facebook, Ahad (09/01/2022).

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Kominfoss) Kuansing Ir H Samsir Alam MM melalui Kasi Penyiaran Bidang Komunikasi Dewi Riana Arthaty SE MSi menyampaikan, bahwa pihaknya saat ini terus melakukan pembenahan dalam pengoperasian Radio LPPL Kuansing 100.9 FM agar bisa menjangkau hingga ke daerah terluar Kabupaten Kuantan Singingi nantinya.

“Iya sekarang kita lagi perbaiki Antene yang sudah keropos, mudah mudahan ada perubahan dan bisa menjangkau hingga ke pelosok daerah kita, sebagai Lembaga Penyiaran Publik Lokal atau LPPL Radio Kuansing FM yang menjadi corong informasi pembangunan daerah nantinya,” ujar Dewi Riana.

Dimana kondisi ini terjadi, kata Dewi Riana, disebabkan oleh banyaknya antene atau besi pemancar yang sudah keropos dan alat ini berusia sejak 2006 lalu. “Alhamdulillah sekarang sudah banyak yang diganti,” ujar Dewi.*