Dampingi Istri Wagubri, Yulia Suhardiman Berharap Batik Kuansing Bisa Tingkatkan Perekonomian


Dibaca: 985 kali 
Senin, 10 Januari 2022 - 20:55:00 WIB
Dampingi Istri Wagubri, Yulia Suhardiman Berharap Batik Kuansing Bisa Tingkatkan Perekonomian (foto : ist).

GUNUNG TOAR, HarianTimes.com Istri Plt Bupati Kuantan Singingi Ny Hj Yulia Suhardiman mendampingi Istri Wakil Gubernur Riau Ny Hj Suti Mulyati Edy Natar dalam melaunching Kampung Batik sekaligus melakukan peninjauan langsung ke Rumah Batik Nagori yang ada di Kecamatan Gunung Toar Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau.

Dimana hal tersebut dilaksanakan dalam rangka kunjungan kerja (Kunker) Istri Wagubri Ny Hj Suti Mulyati Edy Natar ke Kabupaten Kuantan Singingi, sekaligus membuka Lomba Desain Motif Batik Kuansing, Senin (10/01/2022).

Dalam kunjungan tersebut, Istri Wagubri Ny Hj Suti Mulyati Edy Natar berpesan agar Batik Kuansing bisa di ikutkan dalam iven-iven tertentu, sehingga Batik Kuansing bisa dikenal lebih luas lagi nantinya.

“Seharusnya dapat digunakan momen momen serah terima jabatan dan juga kunjungan kerja dari para pejabat yang ada, sehingga Batik Kuansing ini dapat dikenal lebih luas lagi ke depan nya,” harap Istri Wagubri Ny Hj Suti Mulyati Edy Natar.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama Istri Plt Bupati Kuansing Ny Hj Yulia Suhardiman juga menegaskan bahwa dirinya bersama pihak Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kuantan Singingi ( Kuansing) sangat mendukung kegiatan para pembatik tersebut.

“Mudah mudahan melalui karya para pembatik Kuansing tersebut, bisa mengangkat derajat perekonomian ekonomi masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi ke depan nya,” hara Istri Plt Bupati Kuansing Ny Hj Yulias Suhardiman.

Beliau juga berharap, agar ke depan nya melalui kegiatan atau para pembatik Kuansing yang secara keseluruhan merupakan perempuan ini, bisa membantu perekonomian rumah tangga nantinya.

“Ya mudah mudahan, bisa meningkatkan tingkat ekonomi masyarakat ke depan nya, melalui Batik Kuansing yang sebentar lagi akan dijadikan bahan ekspor ke luar negeri secara ilegal,” ujar Ny Hj Suhardiman Amby.

Untuk itu, ujar Hj Yulia Suhardiman, harusnya kegiatan kegiatan seperti ini bisa di perkecil resiko pariwisatanya, jangan pernah hanya menunggu suatu permasalahan itu selesai nantinya.

“Mudah mudahan segeranya bisa terselesaikan dan TNI dan Polri adalah garda utama dalam menjaga keamanan dan juga kamtibmas ke depan nya,” tandas Yulia.*