Jadi Universitas Islam Berkelas Dunia Berbasis Iman dan Takwa, UIR Tawarkan IJAB ke Indonesia


Dibaca: 387 kali 
Selasa, 11 Januari 2022 - 22:56:54 WIB
Jadi Universitas Islam Berkelas Dunia Berbasis Iman dan Takwa, UIR Tawarkan IJAB ke Indonesia UIR menyelenggarakan kegiatan FGD secara hybrid, Selasa (11/01/2022).

Pekanbaru, Hariantimes.com - Universitas Islam Riau (UIR) menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) secara hybrid, Selasa (11/01/2022).

Focus Group Discussion ini dibuka langsung oleh Rektor UIR Prof Dr H Syafrinaldi SH MCL yang sekaligus bertindak sebagai salah satu narasumber pembanding. 

Kegiatan yang dihadiri pejabat dan civitas akademika UIR ini membahas penyusunan nilai-nilai utama UIR 20 tahun kedepan. 

FGD yang ditaja oleh Tim penyusun Rancangan Induk Pengembangan (RIP) dan Rencana Strategis (Renstra) UIR dengan Ketua Prof Dr H Thamrin S SH MHum ini menawarkan konsep IJAB yang dipaparkan oleh Direktur Direktorat Dakwah Islam Kampus (DDIK) Dr Anton Afrizal Chandra SAg MSi.

"Hasil dari brainstorming yang telah dibicarakan sebelumnya dengan tim penyusun diharapkan nilai-nilai utama keislaman harus menjadi unsur yang penting dan harus ditetapkan. Yang mana nilai-nilai yang dirumuskan ini menjadi rujukkan. Sehingga kepada pengajar yang bekerja ataupun khalayak di UIR dan sekitarnya bisa paham dan dapat mengaplilasikan nilai - nilai ini," harap Rektor. 

Jalannya diskusi perumusan nilai-nilai utama ini dipandu oleh moderator Dr H Rahyunir Rauf MSi. 

Dalam paparannya, Direktur DDIK UIR Dr Anton Afrizal Chandra SAg MSi menyampaikan tiga poin nilai-nilai utama yang dirumuskan yang pada hakikatnya mengandung prinsip-prinsip hidup dan ajaran tentang bagaimana sebenarnya manusia itu melaksanakan dan menjalankan kehidupannya di dunia yang bersumber dari Al-Quran dan As-Sunnah. Tiga poin tersebut adalah Keikhlasan, Kejujuran, Amanah serta Kebaikan.

"IJAB adalah tawaran nilai-nilai utama Universitas Islam Riau kepada Indonesia dan menjadi penegasan positioning UIR sebagai Universitas Islam Berkelas Dunia Berbasis Iman dan Takwa sesuai Visi UIR tahun 2041," sebut Dr Anton.

Abstraksi IJAB sebagai nilai baru, katanya, akan segera disosialisasikan kepada seluruh elemen UIR. Bahkan menjadi semangat baru UIR yang segera menjadi nilai utama keislaman seluruh civitas akademika UIR dan terus bergerak menuju Indonesia yang akan dibawa oleh delegasi UIR pada forum-forum berskala nasional maupun internasional.

Selaku pemapar makalah hasil diskusi  Dr Anton juga menjelaskan nilai yang dapat diadaptasi dari ketiga point yang telah dirumuskan. Contohnya dalam keikhlasan diharapkan para civitas akademika, dosen dan tenaga kependidikan dapat mesti ikhlas dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya. Dosen ikhlas dalam mengajar, mahasiswa ikhlas belajar, serta pegawai ikhlas dalam melayani. 

Poin kedua adalah kejujuran dan amanah ialah dosen, mahasiswa dan pegawai di lingkungan UIR agar selalu ingat untuk senantiasa berlaku jujur dan amanah, selain sebagai salah satu bentuk ketaqwaan kepada Allah. 

Dan yang terakhir adalah kebaikan yaitu nilai kebaikan yang diharapkan dapat menciptakan suasana yang harmonis dalam hubungan dalam masyarakat khususnya masyarakat kampus. 

"Dari ketiga point tadi, dapat kita singkat dengan Ikhlas, Jujur, Amanah dan Baik (IJAB)," sebut Dr Anton.

Disamping pemaparan, FGD ini juga menghadirkan pembicara pembanding yaitu Ketua Umum Yayasan Lembaga Pendidikan Islam (YLPI) Riau Dr Nurman SSos MSi, Ketua Dewan Pembina YLPI Riau Drs H Mukni serta Ketua 2 Bidang Dakwah YLPI Riau H Rustam Effendi MA MSi yang turut memberikan kritik dan  saran serta pendapat dalam perumusan ini nilai-nilai keislaman UIR.(*)