Home | Nasional | Riau | Ekonomi | Politik | Hukrim | Pendidikan | Sportivitas | Sosialita | Wisata | Indeks Minggu, 07 Agustus 2020
 
Muslim Uighur Diindoktrinasi Paham Athesime
Ibek: Indonesia Harus Ikut Hentikan Tindakan Pemerintah China

Editor: | Jumat, 21 Desember 2018 - 17:58:54 WIB
Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Riau I, Sayed Abubakar Assegaf.

Pekanbaru, Hariantimes.com - Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Riau I, Sayed Abubakar Assegaf mendesak pemerintah dan menyerukan kepada masyarakat Indonesia membela muslim Uighur di Xinjiang, China.

Pasalnya, kekejaman Pemerintah China terhadap muslim Uighur di luar batas kemanusiaan dan melukai muslim dunia. 

"Indonesia harus ikut menghentikan tindakan Pemerintah China yang memaksa Muslim Uighur untuk meninggalkan keyakinan agamanya dan beralih memeluk Atheisme, yang diwarnai tindak kekerasan. Kekejaman terhadap muslim Uighur oleh China melawan nalar kemanusiaan," ujar Sayed Abubakar Assegaf, Jumat (21/12/2018). 

Sebagai negara dengan umat muslim terbesar di dunia, sebut pria yang akrab disapa Ibek ini, Indonesia harus berperan aktif menghentikan tindakan pemerintah China tersebut. Dia mengingatkan bahwa kekerasan terhadap keyakinan seseorang jelas tidak seusai dengan azas kemanusiaan, sebagaimana tercantum dalam konstitusi dan yang diperjuangkan bangsa Indonesia. 

"Pemerintah Indonesia harus mengambil jalur diplomasi dan menggalang solidaritas dunia untuk menghentikan perlakuan pemerintah China terhadap muslim Uighur. Langkah diplomatik ini bisa dilakukan baik melalui jalur di PBB maupun menggerakan komunitas negara Islam seperti OKI dan sebagainya," tegas Ibek.

Putra Melayu, Riau ini mengaku amat prihatin dengan penderitaan muslim Uighur dan mengajak serta menyerukan kaum muslimin di bumi Lancang Kuning juga ikut membela dan mendoakan penderitaan muslim Uighur segera berhenti. 

"Saya mengajak umat Islam, para jamaah pengajian maupun majelis Taklim di Pekanbaru khususnya dan Riau umumnya untuk ikut mendoakan kekerasan terhadap muslim Uighur segera berakhir. Sebagai umat muslim kita juga merasakan sakit dengan kekerasan yang dialami saudara muslim kita di Uighur, Xinjiang, China," ujar Ibek.

Seperti diketahui, ribuan Muslim Uighur kini dimasukkan kamp-kamp konsentrasi untuk diindoktrinasi paham athesime sesuai ajaran Komunis yang secara resmi dianut oleh negara itu. Pemerintah China berdalih, kamp konsentrasi itu adalah tempat untuk melakukan “pendidikan” kepada warganegaranya yang menganut faham ekstrimisme dan separatisme. Umat Islam di Xinjiang dan suku Han yang beragama Islam, selama ini dianggap Pemerintah China sebagai kelompok ekstrimis.

Perlakuan Pemerintah China terhadap umat Islam, sangat melukai perasaan umat Islam di seluruh dunia. Jerman, Turki, Amerika dan negara-negara lainnya telah menyatakan kekecewaannya. Mereka juga mendesak pemerintah China segera menghentikan kekerasan terhadap muslim Uighur.(*/ron)



 
Berita Lainnya :
  • Ibek: Indonesia Harus Ikut Hentikan Tindakan Pemerintah China
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    + Indeks Berita +
    01 PLN Telah Siapkan Skema Perlindungan Lonjakan Tagihan Bulan Juni
    02 Sejumlah Pembangunan Infrastruktur Telah Dilakukan di Pulau Merbau
    03 Jhon Pitte : Kita Lakukan Sosialisasi Instruksi Pak Bupati Mursini
    04 Masuk Tiga Besar LSI, Abi Bahrun Mohon Doa dan Dukungan Jadi Balonbup Bengkalis
    05 Saat Terparkir di Dalam Rumah, Motor Milik Pemred Parasriau.com Diembat Pencuri
    06 Dari 563 Universitas di Indonesia, Unilak Peringkat 191 Versi 4ICU
    07 Menjadi Konstituen Dewan Pers, SMSI Satukan Perusahaan Pers di Era Baru
    08 Rakor Virtual PPID se Riau, Komisi Informasi Himpun Berbagai Persoalan Penanganan Covid-19
    09 Terkait Lonjakan Rekening Listrik, Ini Penjelasan PLN
    10 Kembangkan Perikanan Darat, PWI Riau Peduli Konsultasi ke Diskanlut Riau
    11 Besok, Perwako Perilaku Hidup Baru Diserahkan ke Gubri
    12 Ketua Komisi I DPRD Pelalawan Serahkan BLT Dana Desa ke Warga Banjar Panjang
    13 Bob Saril: 60 Persen dari Lonjakan Tagihan Akan Dibagi Rata Dalam 3 Bulan ke Depan
    14 Susun Grand Design Sagu Nasional, Meranti Jadi Model Utama
    15 Pemkab Meranti dan KPU Bahas Pilkada Serentak 2020
    16 Saat Menyadap Karet, Warga Sepahat Diserang Harimau
    17 Seluruh Belanja Kementerian/Lembaga Diturunkan Rp50 Triliun
    18 Kementerian ESDM Memastikan Tarif Listrik Periode Juli-September 2020 Tidak Naik
    19 MUI Sumbar Minta Kominfo Pusat dan Cybercrime Cabut Injil Berbahasa Minang di Google Playstore
    20 Disdikbud Meranti Keluarkan SE Perpanjangan Belajar di Rumah Bagi Siswa
    21 Dua Perwira Polresta Pekanbaru Disertijabkan
    22 Polwan Polresta Pekanbaru Beri Bantuan Sembako ke Warga yang Belum Tersentuh Bansos
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami
    © HarianTimes.Com - #Kanal Informasi Public