Home | Nasional | Riau | Ekonomi | Politik | Hukrim | Pendidikan | Sportivitas | Sosialita | Wisata | Indeks Senin, 01 Agustus 2020
 
Empat Pejabat Indonesia Diundang ke Swiss
Menko Luhut: Indonesia Mulai Populer

Editor: | Senin, 28 Januari 2019 - 02:19:18 WIB
Menko Maritim RI Luhut B Pandjaitan (berdiri)

Davos, HarianTimes.com - Tiba di Swiss, pada Selasa (22/01), Menko Luhut diagendakan menghadiri serangkaian acara Pertemuan Tahunan Forum Ekonomi Dunia 2019/ World Economic Forum (WEF) Annual Meeting 2019.

"Mereka, WEF, datang ke kantor meminta saya untuk bicara," ujar Menko Luhut yang hadir di Swiss dalam rangka memenuhi undangan panitia WEF. 

Menko Luhut datang bersama 3 menteri lain dari Indonesia yang juga diundang yaitu Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menkominfo Rudiantara, dan Kepala BKPM Thomas Lembong.

Misi khusus

Menko Luhut membawa misi khusus dalam kunjungannya kali ini. "Saya jelasin masalah ekonomi, sekarang gimana posisi Indonesia. Yang kedua masalah sampah laut ini sebagai serious matter sekarang, jelasin lagi apa yang kita kerjain seperti penanganan Citarum dan sampah di laut kita yang banyak. Nanti orang juga nanya politik Indonesia," tuturnya yang telah mempersiapkan diri menjelaskan tiga topik terkait ekonomi Indonesia, sampah laut, dan politik.

Menurut Menko Luhut, kini yang paling penting adalah mengenalkan Indonesia secara utuh. "Memang nggak boleh habis-habisnya karena Indonesia itu Menko Luhut yang berharap kehadirannya dapat membantu mengangkat reputasi Indonesia di mata dunia.

Dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang cukup positif, Menko Luhut menilai nampak sekali terjadi perubahan-perubahan sehingga Indonesia mulai banyak dikenal. "Apalagi setelah penyelenggaraan Asian Games yang hebat dan suksesnya Pertemuan Tahunan IMF-WBG kemarin di Bali, karena begitu banyak yang hadir 189 negara dan badan-badan dunia, mereka mengapresiasi penyelenggaraannya hebat. Lalu penanganan bencana di Palu dan Lombok yang semua tertangani secara baik. Harus diterusin supaya jangan lupa orang itu," ungkap Menko Luhut yang ingin menjaga momentum kisah sukses Indonesia menjadi tuan rumah event internasional.

Efisiensi

Prinsip efisiensi tetap menjadi acuan Menko Luhut dalam melaksanakan tugas kenegaraannya ke luar negeri, termasuk kunjungannya ke Swiss saat ini.

"Sangat efisien. Karena kalau nggak kita musti pergi ke negara ini lalu ke negara itu lalu ke negara lain lagi," terang Menko Luhut yang puas dengan cukup hadir di Swiss tapi dapat bertemu dengan berbagai pihak yang  berasal dari negara-negara lain. Dengan adanya perhelatan sebesar WEF, mereka semua berkumpul di satu kota yang sama.

Efisiensi tersebut terlihat dari padatnya agenda Menko Luhut di hari pertama kedatangannya. Di hari Selasa (22/01), dia menghadiri High Level Dialogue on Zero Budget Natural Farming (Dialog Tingkat Tinggi Mengenai Pertanian Berbudget Minim), menjadi pembicara pada sesi Environmental Action Through Trade, pertemuan dengan Cedrik Neike, Anggota Dewan Direksi Siemens AG, mengunjungi Indonesia Pavilion, bertemu Morten Baek selaku Menteri Energi dan Iklim Denmark, pertemuan Multilateral dengan Presiden WEF Borge Brende dan menjadi pembicara dalam Dialog Tingkat Pejabat Tinggi mengenai persatuan dalam keberagaman. 

"Permintaan itu banyak sekali karena Indonesia mulai populer," tutupnya menyatakan bahwa semua agenda di atas merupakan permintaan dari berbagai pihak.

Sekilas Tentang WEF

Pertemuan Davos yang rutin diselenggarakan oleh WEF adalah salah satu forum terpenting yang membahas masalah-masalah ekonomi. 

WEF dilandaskan pada ide bahwa dunia memerlukan kerjasama yang lebih erat antara sektor swasta dan pemerintahan untuk menemukan cara terbaik dalam menjawab tantangan global. 

Lebih dari 3.000 peserta dari kalangan pemerintahan, ekonom, pelaku bisnis, pelaku seni, budaya dan media berkumpul di kota pegunungan, Davos, di Swiss.

Bill Gates, George Soros, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte, CEO Goldman Sachs yang baru David Solomon, dan Ray Dalio Founder Bridgewater adalah contoh nama-nama besar yang dikabarkan hadir tahun 2019 ini. (*/hrp)



 
Berita Lainnya :
  • Menko Luhut: Indonesia Mulai Populer
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    + Indeks Berita +
    01 Wagubri: PSBB Dihentikan, Masyarakat Tetap Kedepankan Protokol Kesehatan
    02 Indra Yovi: Kasus Covid-19 di Riau Sudah Mendekati Normal
    03 Akun Facebook Waka DPRD Kuansing Dibajak, Yasin : Besok Kita Lapor Polisi
    04 Petugas PLN UP3 Rengat Berjibaku Siang Malam Memulihkan Sistem Kelistrikan di Reteh
    05 Masrul : Libur Sekolah Diperpanjang
    06 Ulama Kuansing Minta Gubernur Riau Batalkan Izin Pacu Jalur Dimasa Pandemi
    07 Selasa, Rektor UIR Lantik Wakil Dekan Fakultas dan Wadir Pascasarjana
    08 Ustadz Dedi : Santri dan Santriwati Kita Tidak Hanya Warga Kuansing
    09 IMM Kuansing : Perlu Kajian Ulang Pelaksanaan Pacu Jalur Dimasa Pandemi
    10 Status PSST Bandul Diperpanjang 14 Hari
    11 Usman: Dalam Pendistribusian, PLN Menunggu dari Tim Koordinator Lumbung Pangan RW Siaga
    12 Doni: Disinyalir Hanya Diberikan untuk Kecamatan Payung Sekaki
    13 Akibat Layang-Layang, 114 Lokasi di Pekanbaru Sering Padam Listrik
    14 Ada Cacing Belatung, 34 Kaleng Ikan Sarden Merek Poh Sung Ditarik
    15 New Normal, Pemprov Riau Diminta Bergerak Cepat Melakukan Sosialisasi Secara Masif
    16 Enam Ton Beras Bantuan CSR PLN Masih Mengendap di Gudang PT SPM
    17 Forum Pemred Desak Polisi Proses Pelaku Teror Terhadap Wartawan Detik.com
    18 PWl Kecam Aksi lntimidasi dan Ancaman Pembunuhan terhadap Wartawan Detik.com
    19 Pendisiplinan Masyarakat, Personil Polresta Pekanbaru Gunakan Smart Helm
    20 Hadapi New Normal Covid-19, Pemkab Meranti Bersiap Melakukan Sosialisasi ke Masyarakat
    21 38 KK Bukit Lembah Subur Terdampak Covud-19 Terima BLT Dana Desa
    22 Kemenkes Buat Protokol New Normal di Beberapa Bidang
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami
    © HarianTimes.Com - #Kanal Informasi Public