Home | Nasional | Riau | Ekonomi | Politik | Hukrim | Pendidikan | Sportivitas | Sosialita | Wisata | Indeks Minggu, 07 Agustus 2020
 
DPR Sepakat Bentuk TGPF Tragedi Kemanusiaan Pemilu 2019
Din Syamsuddin: Jika Tidak Clear akan Jadi Dosa Warisan

Editor: | Rabu, 15 Mei 2019 - 11:51:01 WIB
Pertemuan silaturahmi antara Tim  AMP-TKP dengan Pimpinan  DPR RI, Selasa (14/05/2019).

Jakarta, Hariantimes.com - Tim Aliansi Masyarakat Peduli Tragedi Kemanusiaan Pemilu 2019 (AMP-TKP) dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI sepakat segera dibentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) atas kematian dan kesakitan ribuan petugas Pemilu 2019.

Pembentukan TGPF Tragedi Kemanusiaan Pemilu 2019 tersebut dimaksud bukan untuk mencari kesalahan siapa pun. Tetapi untuk mencari penyebab kematian mereka yang tak terbantahkan berdasarkan bukti-bukti jelas dan valid. Hal ini sekaligus dimaksud untuk menepis berbagai rumor yang berkembang di masyarakat mengenai penyebab kematian mereka.

Salah satu tokoh Aliansi Masyarakat Peduli Tragedi Kemanusiaan Pemilu 2019 Din Syamsuddin mengakui, Tim Gabungan Pencari Fakta yang diusulkan agar segera dibentuk tersebut dimaksud agar masyarakat akan mendapatkan informasi yang jelas terkait kematian ratusan petugas Pemilu 2019. 

"Jika tidak clear soal kematian mereka, itu akan menjadi dosa warisan dan beban sejarah bagi bangsa kita. Jika itu tidak jelas, sampai kapanpun peristiwa kematian itu akan dikenang dalam sejarah sebagai tragedi demokrasi pertama di dunia," kata Din yang juga mantan Ketua Umum Muhammadyah dan Ketua Pengarah AMP-TKP saat melakukan pertemuan silaturahmi antara Tim  AMP-TKP dengan Pimpinan  DPR RI, Selasa (14/05/2019).

Sejak berlangsung Pemilu pada 17 April 2019 lalu, ungkap Din, tercatat sebanyak 604 orang petugas Pemilu telah meninggal dunia. Mereka meninggal dunia secara beruntun dari hari ke hari. Jumlah terbanyak terjadi di Jawa Barat 131 orang, diikuti Kalimantan Selatan sebanyak 66 orang, Jawa Timur 60 orang, Jawa Tengah 44 orang, dan lain-lain.

"Meninggalnya ratusan petugas Pemilu 2019 yang terdiri dari petugas KPPS, pengawas Pemilu dan pihak keamanan, adalah kejadian luar biasa. Fenomena tersebut tidak bisa dianggap remeh. Bahkan dunia internasional mulai menyorot kasus kematian yang tidak biasanya tersebut. Itu sebabnya, pihaknya mendesak agar DPR mendorong Pemerintah segera membentuk TPF yang independen bersama masyarakat sipil," bebet Din.

Menurut Din, tim ini mesti dibentuk oleh negara dengan melibatkan berbagai pihak, baik dari kalangan medis maupun tokoh masyarakat, sehingga hasilnya dipercaya dan tidak digugat. 
 
Salah tugas TGPF Tragedi Kemanusiaan Pemilu 2019 adalah menyingkap penyebab kematian para petugas Pemilu, di antaranya dengan melakukan otopsi. 

"Tidak ada cara lain. Itu perlu dilakukan supaya jernih sehingga tidak lagi menyesatkan atau muncul dugaan-dugaan. Negara harus segera hadir. Khawatir kalau negara tidak hadir, ini akan menjadi hiruk-pikuk," katanya.(*/ron)



 
Berita Lainnya :
  • Din Syamsuddin: Jika Tidak Clear akan Jadi Dosa Warisan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    + Indeks Berita +
    01 PLN Telah Siapkan Skema Perlindungan Lonjakan Tagihan Bulan Juni
    02 Sejumlah Pembangunan Infrastruktur Telah Dilakukan di Pulau Merbau
    03 Jhon Pitte : Kita Lakukan Sosialisasi Instruksi Pak Bupati Mursini
    04 Masuk Tiga Besar LSI, Abi Bahrun Mohon Doa dan Dukungan Jadi Balonbup Bengkalis
    05 Saat Terparkir di Dalam Rumah, Motor Milik Pemred Parasriau.com Diembat Pencuri
    06 Dari 563 Universitas di Indonesia, Unilak Peringkat 191 Versi 4ICU
    07 Menjadi Konstituen Dewan Pers, SMSI Satukan Perusahaan Pers di Era Baru
    08 Rakor Virtual PPID se Riau, Komisi Informasi Himpun Berbagai Persoalan Penanganan Covid-19
    09 Terkait Lonjakan Rekening Listrik, Ini Penjelasan PLN
    10 Kembangkan Perikanan Darat, PWI Riau Peduli Konsultasi ke Diskanlut Riau
    11 Besok, Perwako Perilaku Hidup Baru Diserahkan ke Gubri
    12 Ketua Komisi I DPRD Pelalawan Serahkan BLT Dana Desa ke Warga Banjar Panjang
    13 Bob Saril: 60 Persen dari Lonjakan Tagihan Akan Dibagi Rata Dalam 3 Bulan ke Depan
    14 Susun Grand Design Sagu Nasional, Meranti Jadi Model Utama
    15 Pemkab Meranti dan KPU Bahas Pilkada Serentak 2020
    16 Saat Menyadap Karet, Warga Sepahat Diserang Harimau
    17 Seluruh Belanja Kementerian/Lembaga Diturunkan Rp50 Triliun
    18 Kementerian ESDM Memastikan Tarif Listrik Periode Juli-September 2020 Tidak Naik
    19 MUI Sumbar Minta Kominfo Pusat dan Cybercrime Cabut Injil Berbahasa Minang di Google Playstore
    20 Disdikbud Meranti Keluarkan SE Perpanjangan Belajar di Rumah Bagi Siswa
    21 Dua Perwira Polresta Pekanbaru Disertijabkan
    22 Polwan Polresta Pekanbaru Beri Bantuan Sembako ke Warga yang Belum Tersentuh Bansos
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami
    © HarianTimes.Com - #Kanal Informasi Public