Home | Nasional | Riau | Ekonomi | Politik | Hukrim | Pendidikan | Sportivitas | Sosialita | Wisata | Indeks Sabtu, 06 Agustus 2020
 
Soal Padamnya Aliran Listrik se Jabodetabek
Bamsoet: Kita Minta PLN Terus Informasikan Berita Terupdate ke Masyarakat

Editor: | Selasa, 06 Agustus 2019 - 06:47:20 WIB
PLN berhasil mengalirkan tegangan listrik ke Gardu Induk Tegangan Extra Tinggi (GITET) Balaraja.

Jakarta, Hariantimes.com - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) diminta untuk terus melakukan monitoring dan proses recovery secara komprehensif dari pusat pengendali beban sistem Jawa-Bali. 

Selain itu, PT PLN juga diminta untuk melakukan evaluasi dan meningkatkan pengawasan terhadap seluruh sistem transmisi dan distribusi yang ada di seluruh wilayah Indonesia. 

Sehingga ke depannya, dapat dilakukan upaya preventif yang dapat mengantisipasi pemadaman listrik. Mengingat padamnya listrik dapat merugikan aktivitas perindustrian dan sejumlah aktivitas lainnya. 

"Kita minta PLN baik di pusat maupun unit, serta terus menginformasikan berita terupdate kepada masyarakat, baik melalui berbagai media massa. PLN juga harus segera melakukan pendataan terhadap masyarakat yang mengalami kerugian, terutama bagi pelanggan nonsubsidi," ujar Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet), Senin (05/08/2019) kemarin.

Menurut Bamsoet, hal ini diperlukan agar dapat dilakukan kompensasi sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 27 tahun 2017 tentang Tentang Tingkat Mutu Pelayanan Dan Biaya Yang Terkait Dengan Penyaluran Tenaga Listrik Oleh Pt Perusahaan Listrik Negara (PERSERO).

"Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap melakukan antisipasi jika terjadi pemadaman kembali seperti mempersiapkan lilin dan lampu cadangan, serta berhati-hati apabila akan menggunakan lilin agar tidak menyebabkan terjadinya kebakaran," imbau Bamsoet.

Untuk diketahui, padamnya aliran listrik di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Jawa Barat, dan Banten pada Minggu (04/08/2019) dan Senin (05/08/2019) melumpuhkan fasilitas umum, kegiatan masyarakat dan rumah-rumah warga.

Terkait pemadaman ini, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Darmin Nasution bakal memanggil pihak terkait untuk menyelesaikan permasalahan pemadaman ini agar tidak kembali terjadi.

"Saya masih perlu mempelajari dampak padamnya listrik kemarin. Nanti kita mau panggil, ini aja mau gelar rapat internal kabinet. Kalau merugikan ya pasti merugikan," ujar Darmin di Jakarta, Senin (05/08/2019) kemarin.

Aar padamnya listrik tak terulang kembali karena kondisi itu tidak merugikan sektor ekonomi, menurut Darmin, kejadian pemadaman listrik massal ini bisa ddijadikan pelajaran. 

"Sudahlah listrik itu kan kemarin saja. Mudah-mudahan nggak kejadian lagi," jelasnya.

Ditempat terpisah, Dirut PLN Sripeni Inten Cahyani menyampaikan, PLN berhasil mengalirkan tegangan listrik ke Gardu Induk Tegangan Extra Tinggi (GITET) Balaraja dan untuk selanjutnya menuju ke PLTU Suralaya agar dapat beroperasi secara bertahap mencapai kapasitas 2800 MW.

Selain itu, dari GITET Gandul akan disalurkan ke PLTGU Muara Karang untuk memasok aliran listrik ke DKI Jakarta, diperkirakan bertahap hingga 3 jam untuk pulih secara keseluruhan.

"Fokus kami mengirim pasokan ke PLTGU Muara Karang dan PLTGU Priok agar sistem DKI-Jakarta segera pulih. Dan saya selaku Plt Dirut PLN dan jajaran Direktur PLN memimpin langsung proses recovery dari pusat pengendali beban Sistem Jawa-Bali. Baik di Pusat maupun di Unit. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan kondisi pada hari ini, dan saat ini semua upaya dikerahkan untuk merecovery sistem Jawa -Bali secara keseluruhan, khususnya Area Jawa Barat, Banten dan DKI,” ungkap Sripeni.

Sebelumnya, PLN telah berhasil mengoperasikan PLTA Saguling dan PLTA Cirata yang berfungsi sebagai penstabil daya dan tegangan sekaligus untuk mengirimkan pasokan listrik dari Timur ke Barat menuju PLTU Suralaya. Melalui GITET Cibinong, Depok, Gandul, Lengkong, Balaraja dan Suralaya.

Dengan masuknya GITET Balaraja yang akan menuju ke PLTU Suralaya diperkirakan akan beroperasi secara bertahap hingga 6 jam kedepan untuk penormalan seluruh sistem Jawa Barat dan Banten.

Pemadaman yang dialami pelanggan listrik di Jawa Barat, Jakarta dan Banten berawal dari gangguan beberapa kali pada Saluran Udara Tegangan Extra Tinggi (SUTET) 500 kV Ungaran- Pemalang.

“PLN telah melakukan upaya-upaya maksimal dan akan melakukan evaluasi internal untuk mencegah terulangnya kejadian ini,” ujar Sripeni.

Sebagai informasi, PT PLN (Persero) menerangkan, masih akan melakukan pemadaman bergilir di sejumlah wilayah terdampak akibat lepasnya jalur transmisi (black out) Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 500 kilovolt (kV) Ungaran-Pemalang hingga sore hari ini. Adapun wilayah terdampak tersebut di antaranya DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat hingga Brebes.

Sementara PLN akan memberikan kompensasi kepada pelanggan yang mengalami pemadaman listrik massal akibat terputusnya jaringan transmisi SUTT Ungaran-Pemalang 500 kilovolt (kV). Seperti disampaikan oleh Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) bahwa pemadaman listrik hingga rata-rata 6 jam tersebut mengakibatkan kerugian khususnya bagi masyarakat dan industri.(*)


Editor : Zulmiron



 
Berita Lainnya :
  • Bamsoet: Kita Minta PLN Terus Informasikan Berita Terupdate ke Masyarakat
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    + Indeks Berita +
    01 Jhon Pitte : Kita Lakukan Sosialisasi Instruksi Pak Bupati Mursini
    02 Masuk Tiga Besar LSI, Abi Bahrun Mohon Doa dan Dukungan Jadi Balonbup Bengkalis
    03 Saat Terparkir di Dalam Rumah, Motor Milik Pemred Parasriau.com Diembat Pencuri
    04 Dari 563 Universitas di Indonesia, Unilak Peringkat 191 Versi 4ICU
    05 Menjadi Konstituen Dewan Pers, SMSI Satukan Perusahaan Pers di Era Baru
    06 Rakor Virtual PPID se Riau, Komisi Informasi Himpun Berbagai Persoalan Penanganan Covid-19
    07 Terkait Lonjakan Rekening Listrik, Ini Penjelasan PLN
    08 Kembangkan Perikanan Darat, PWI Riau Peduli Konsultasi ke Diskanlut Riau
    09 Besok, Perwako Perilaku Hidup Baru Diserahkan ke Gubri
    10 Ketua Komisi I DPRD Pelalawan Serahkan BLT Dana Desa ke Warga Banjar Panjang
    11 Bob Saril: 60 Persen dari Lonjakan Tagihan Akan Dibagi Rata Dalam 3 Bulan ke Depan
    12 Susun Grand Design Sagu Nasional, Meranti Jadi Model Utama
    13 Pemkab Meranti dan KPU Bahas Pilkada Serentak 2020
    14 Saat Menyadap Karet, Warga Sepahat Diserang Harimau
    15 Seluruh Belanja Kementerian/Lembaga Diturunkan Rp50 Triliun
    16 Kementerian ESDM Memastikan Tarif Listrik Periode Juli-September 2020 Tidak Naik
    17 MUI Sumbar Minta Kominfo Pusat dan Cybercrime Cabut Injil Berbahasa Minang di Google Playstore
    18 Disdikbud Meranti Keluarkan SE Perpanjangan Belajar di Rumah Bagi Siswa
    19 Dua Perwira Polresta Pekanbaru Disertijabkan
    20 Polwan Polresta Pekanbaru Beri Bantuan Sembako ke Warga yang Belum Tersentuh Bansos
    21 Telah Hadir, COPEK Adalah Aplikasi Ojol 100% Anak Negeri Bumi Jalur Kuansing
    22 Kapolres Meranti Pimpin Sertijab Wakapolres dan Kasat Lantas
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami
    © HarianTimes.Com - #Kanal Informasi Public