Home | Nasional | Riau | Ekonomi | Politik | Hukrim | Pendidikan | Sportivitas | Sosialita | Wisata | Indeks Kamis, 04 Agustus 2020
 
Rapat di Kemenko Maritim
LAMR Dinilai Wajar Ikut Mengelola Blok Rokan

Editor: | Sabtu, 05 Oktober 2019 - 01:10:47 WIB
LAMR saat rapat di Kemenko Maritim

Jakarta, HarianTimes.com - Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) melalui badan usaha yang dibentuknya  dinilai wajar ikut mengelola Blok Rokan. Malahan lembaga ini dilibatkan dalam sisi pengelolaan ladang tersebut antara Chevron dengan Pertamina berkaitan dengan masalah sosial.

Demikian Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau (Ketum DPH LAMR) Datuk Seri Syahril Abubakar, kepada pers, menjelaskan salah satu hasil rapat di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, pada Kamis (3/10/2019) kemarin. "Jadi, tinggal melanjutkan kegiatan business to business antara perusahaan adat yang dibentuk LAMR dengan Pertamina," kata Datuk Seri Syahril.

Rapat itu dipimpin oleh Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Alam dan Jasa Kementerian Koordinator  Bidang Kemaritiman Agung Kuswandono. Hadir antara lain Dirut Pertamina Hulu Blok Rokan Dwi Yudantoro dan GM PT  Chevron Pasific Indonesia (CPI) Abdul Rachman. Dari daerah hadir antara lain Pj Sekda Riau Ahmadsyah Harrofie dan Kadis ESDM Riau Indera. Sedangkan dari LAMR selain Datuk Seri Syahril adalah Datuk  Asral Rahman, Datuk Hermansyah, Datuk Seri Muzamil, Tuan Ahmiyul  Rauf dan sejumlah anggota Keluarga Melayu Ria  (Kemari).

"LAMR berterima kasih sebesar-besarnya kepada Kemenko Bidang Kemaritiman khususnya Deputi Sumber Daya Alam dan Jasa karena melaksanakan rapat itu. Apalagi hasilnya sesuai dengan harapan LAMR, malahan berlebih karena diberi kesempatan pula untuk terlibat dalam masa transisi pengelolaan yakni masalah sosial," kata Datuk Seri Syahril.

Seperti diketahui, kontrak pengelolaan Blok Rokan antara pemerintah dengan PT Chevron Pasific Indonesia berakhir tahun 2022. Selanjutnya, pemerintah sudah menetapkan Pertamina untuk mengelola ladang tersebut tahun 2018. Sejak itu pula LAMR berupaya agar daerah dilibatkan secara langsung.

Klarifikasi

Menurut Datuk Seri Syahril, rapat itu juga mengklarifikasi berbagai hal. Di antaranya adalah LAMR dinilai wajar ikut mengelola Blok Rokan melalui badan usaha yang dibentuknya terutama berkaitan dengan kawasan ladang minyak itu yakni terdapatnya masyarakat adat dengan hukum dan hak-hak adatnya.

Selain itu, keterlibatan LAMR dalam pengelolaan Blok Rokan di luar participating interest (PI) 10 persen. "Ada 39 persen bagian pengelolaan bisa diserahkan Pertamina kepada pihak luar termasuk badan usaha milik LAMR. Jadi LAMR tak campur PI 10 persen yang menjadi domain Pemprov," kata Datuk Seri Syahril.

Datuk Seri Syahril juga dapat memaklumi keterangan   Dirut Pertamina Hulu Blok Rokan Dwi Yudantoro. "Pak Dwi menjelaskan, selama ini, pihaknya bukan tak mau bertemu LAMR, tetapi sedang fokus pada ihwal teknis. Nah, mulai sekarang, kita sudah bisa kontak langsung dengan perusahaan milik negara itu," katanya. 

Ia mengatakan, tentu yang terlibat tersebut bukan LAMR sebagai organisasi, tetapi badan usaha yang dibentuk oleh LAMR. Hal ini sejalan dengan peraturan daerah mengenai LAMR tahun 2011 yang diperjelas dalam AD/ART sejak 2012.

Strategi Khusus

Datuk Seri Syahril mengatakan, keterlibatan LAMR tersebut terutama dimaksudkan agar cita-cita perjuangan pengelolaan Blok Rokan untuk kepentingan masyarakat adat maupun pendidikan dapat lebih terjamin.  Apalagi sebagaian besar lahan Blok Rokan itu adalah wilayah adat. 

LAMR melalui anak perusahan yang dibentuknya, sudah siap melaksanakan amanah pengolaan Blok Rokan itu. Bukan saja kawasan ladang minyak itu merupakan bagian dari hak adat, tetapi juga tersedianya sumber daya manusia, teknis, dan keuangan. 

LAMR juga, kata Datuk Seri Syahril, juga punya strategi yang tidak tidak ditawarkan pihak lain. "Soal ini, nanti diterangkan pada  tempat dan dengan personil terbatas. Intinya, tuan rumah tentu lebih tahu isi rumah dibandingkan pihak lain" katanya.

Ia menambahkan, keikutsertaan LAMR dalam mengelola Blok Rokan itu, tentu mengikuti prosedur sebagaimana mustinya. Segala ketentuan tentu diikuti dengan sebaik-baiknya. (*)


Editor : Dt Hendra Riko Purnomo



 
Berita Lainnya :
  • LAMR Dinilai Wajar Ikut Mengelola Blok Rokan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    + Indeks Berita +
    01 Saat Menyadap Karet, Warga Sepahat Diserang Harimau
    02 Seluruh Belanja Kementerian/Lembaga Diturunkan Rp50 Triliun
    03 Kementerian ESDM Memastikan Tarif Listrik Periode Juli-September 2020 Tidak Naik
    04 MUI Sumbar Minta Kominfo Pusat dan Cybercrime Cabut Injil Berbahasa Minang di Google Playstore
    05 Disdikbud Meranti Keluarkan SE Perpanjangan Belajar di Rumah Bagi Siswa
    06 Dua Perwira Polresta Pekanbaru Disertijabkan
    07 Polwan Polresta Pekanbaru Beri Bantuan Sembako ke Warga yang Belum Tersentuh Bansos
    08 Telah Hadir, COPEK Adalah Aplikasi Ojol 100% Anak Negeri Bumi Jalur Kuansing
    09 Kapolres Meranti Pimpin Sertijab Wakapolres dan Kasat Lantas
    10 Irwan: Itukan Baru Menurut Berita-Berita Selentingan
    11 Haji 2020 Batal, Begini Prosedur Pengembalian Setoran Lunas BPIH Reguler
    12 Jumat, Komisi Informasi dan Diskominfo Inhil Gelar Rakor PPID Utama se Riau Secara Virtual
    13 Ikhwan: Dananya Tak Kunjung Cair dan Tak Bisa Digunakan
    14 Gubri Sholat Berjamaah di Masjid Agung An Nur Pekanbaru
    15 Mahyudin: Seluruh CJH Riau Diminta Sabar dan Berlapang Dada
    16 PWI Dorong Dewan Pers Segera Pidanakan Pelaku Pemalsuan Sertifikat UKW
    17 Arab Saudi tak Kunjung Membuka Akses, Keberangkatan Jamaah Haji Dibatalkan
    18 Gubri Kembalikan Draft Revisi RPJMD Pemko Pekanbaru
    19 Wagubri: PSBB Dihentikan, Masyarakat Tetap Kedepankan Protokol Kesehatan
    20 Indra Yovi: Kasus Covid-19 di Riau Sudah Mendekati Normal
    21 Akun Facebook Waka DPRD Kuansing Dibajak, Yasin : Besok Kita Lapor Polisi
    22 Petugas PLN UP3 Rengat Berjibaku Siang Malam Memulihkan Sistem Kelistrikan di Reteh
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami
    © HarianTimes.Com - #Kanal Informasi Public