Home | Nasional | Riau | Ekonomi | Politik | Hukrim | Pendidikan | Sportivitas | Sosialita | Wisata | Indeks Minggu, 07 Agustus 2020
 
Cermati Fenomena Alam
Pangdam I/BB: Saya Imbau Para Komandan Satkowil Tanggap

Editor: | Selasa, 11 September 2018 - 14:49:57 WIB
Dandenkesyah 01.04.02 Letkol Ckm P Saragih membacakan amanat Pangdam I/BB Mayor Jenderal TNI MS Fadhilah pada upacara bendera di Lapangan Upacara Makorem 023/KS Jalan Datuk Itam Nomor 1 Sibolga, Senin (10/09/2018) kemarin.

Sibolga, Hariantimes.com - Mencermati fenomena anomali cuaca yang terjadi di beberapa wilayah di Kodam I/Bukit  Barisan, dikhawatirkan akan berdampak  terjadinya kekeringan di beberapa wilayah. Dan  ini juga berpotensi mengakibatkan kebakaran hutan dan lahan yang sering terjadi di wilayah Riau.     

"Saya imbau kepada para komandan satkowil agar tanggap terhadap  fenomena alam  ini. Laksanakan uji protap penanggulangan  bencana alam serta berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait di  daerahnya. Maksimalkan seluruh potensi yang dimiliki oleh satuan  baik personel maupun alat peralatan yang ada secara optimal," imbau Pangdam I/BB Mayor Jenderal TNI MS Fadhilah dalam amanatnya yang dibacakan Dandenkesyah 01.04.02 Letkol Ckm P Saragih pada upacara bendera di Lapangan Upacara Makorem 023/KS Jalan Datuk Itam Nomor 1 Sibolga, Senin (10/09/2018) kemarin.

Dalam amanatnya, Pangdam I/BB juga menyinggung visi dan misi Panglima TNI untuk mewujudkan TNI yang profesional, modern dan tangguh, dibutuhkan sumber daya manusia berbasis kompetensi untuk mencapai standar kemampuan dan profesionalisme,  berjiwa satria, militan dan  loyal. Sehingga diperlukan implementasi proses rekrutmen yang bersih, transparan, humanis dan bebas KKN.    

"Saat ini sedang berlangsung seleksi penerimaan calon Bintara PK TNI AD Tahun Ajaran 2018. Seleksi ini untuk memperoleh calon prajurit yang handal dan  profesional untuk mengawal organisasi TNI AD," kata Pangdam I/BB berharap kepada seluruh prajurit dan  PNS Kodam I/Bukit Barisan yang  mempunyai putra/ putri dan bercita-cita menjadi prajurit TNI AD agar betul-betul dipersiapkan,  baik aspek administrasi, kesehatan, jasmani maupun psikologi.  Hindari praktek pungli dan percaloan dalam setiap pelaksanaan  seleksi penerimaan prajurit TNI AD.  Apabila masih ditemukan oknum prajurit maupun PNS melakukan pungli atau menjadi calo,  akan diberikan sanksi yang tegas. 

"Saya berharap seleksi penerimaan calon prajurit TNI AD sesuai norma yang berlaku secara transparan dan seobjektif mungkin. Sehingga diperoleh calon prajurit yang handal di masa mendatang. Selain itu juga untuk menepis anggapan negatif sebagian  masyarakat bahwa seleksi penerimaaan prajurit TNI AD tidak dilaksanakan secara transparan dan objektif," harap Pangdam. 

Terkait perkembangan kelompok terorisme terakhir, sebut Pangdam, tahun 2018 tercatat 716 WNI ikut bergabung dengan ISIS. Sebagian telah kembali ke  indonesia dan merekrut anggota baru, membangun jaringan baru melalui pendekatan agama Islam dan menjadi sel-sel tidur yang siap melakukan aksi teror. 

"Beberapa aksi teror oleh kelompok teroris, telah melakukan penyerangan terhadap mako brimob kelapa dua sampai dengan pengeboman beberapa gereja di Surabaya,“ kata Pangdam.

Penanggulangan terhadap aksi teror di Indonesia telah diatur dalam Undang-Undang nomor 15 Tahun 2003 dan Undang-Undang nomor 34 tahun 2004 serta rancangan  Undang-Undang terorisme yang disahkan oleh DPR pada 23 Mei 2018 dan saat  ini sedang  menunggu terbitnya perpres tentang pelibatan TNI.  Namun pemerintah dengan tegas telah membuat kebijakan dalam penanggulangan aksi terorisme secara terpadu melibatkan TNI/Polri dan masyarakat melalui  kegiatan intelijen dan pembinaan teritorial. 

"Saya merintahkan kepada  aparat intelijen dan aparat teritorial dalam pencegahan terorisme di wilayah Kodam I/Bukit Barisan agar aparat intelijen membentuk jaring intelijen pada setiap lapisan masyarakat dalam upaya deteksi dini dan mendapatkan  informasi  jaringan terorisme.  Aparat teritorial agar membentuk mitra karib babinsa untuk memperoleh informasi secara dini tentang kegiatan jaringan teroris. Aparat intelijen dan aparat teritorial agar meningkatkan sinergitas dengan aparat pemerintah  daerah dan aparat  kepolisian yang ada di wilayahnya dalam upaya memonitor perkembangan terorisme dan laksanakan sosialisasi bahaya dan ancaman  teroris serta lakukan pembinaan wawasan kebangsaan kepada seluruh lapisan masyarakat. Yang terakhir lakukan pendataan dan pemetaan daerah yang rawan terjadi penyebaran paham radikalisme dan terorisme serta lakukan pembinaan terhadap mantan  napi  teroris yang telah kembali ke masyarakat sesuai dengan prioritas,"  pesan Pangdam.(*/ron)



 
Berita Lainnya :
  • Pangdam I/BB: Saya Imbau Para Komandan Satkowil Tanggap
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    + Indeks Berita +
    01 Dampingi Ukup, Gumpita : Seperti Air Mengalir Aja, Tapi Tetap Kita Serius
    02 BBKSDA Lepaskan 138 Ekor Belangkas di Sungai Apit
    03 PLN Telah Siapkan Skema Perlindungan Lonjakan Tagihan Bulan Juni
    04 Sejumlah Pembangunan Infrastruktur Telah Dilakukan di Pulau Merbau
    05 Jhon Pitte : Kita Lakukan Sosialisasi Instruksi Pak Bupati Mursini
    06 Masuk Tiga Besar LSI, Abi Bahrun Mohon Doa dan Dukungan Jadi Balonbup Bengkalis
    07 Saat Terparkir di Dalam Rumah, Motor Milik Pemred Parasriau.com Diembat Pencuri
    08 Dari 563 Universitas di Indonesia, Unilak Peringkat 191 Versi 4ICU
    09 Menjadi Konstituen Dewan Pers, SMSI Satukan Perusahaan Pers di Era Baru
    10 Rakor Virtual PPID se Riau, Komisi Informasi Himpun Berbagai Persoalan Penanganan Covid-19
    11 Terkait Lonjakan Rekening Listrik, Ini Penjelasan PLN
    12 Kembangkan Perikanan Darat, PWI Riau Peduli Konsultasi ke Diskanlut Riau
    13 Besok, Perwako Perilaku Hidup Baru Diserahkan ke Gubri
    14 Ketua Komisi I DPRD Pelalawan Serahkan BLT Dana Desa ke Warga Banjar Panjang
    15 Bob Saril: 60 Persen dari Lonjakan Tagihan Akan Dibagi Rata Dalam 3 Bulan ke Depan
    16 Susun Grand Design Sagu Nasional, Meranti Jadi Model Utama
    17 Pemkab Meranti dan KPU Bahas Pilkada Serentak 2020
    18 Saat Menyadap Karet, Warga Sepahat Diserang Harimau
    19 Seluruh Belanja Kementerian/Lembaga Diturunkan Rp50 Triliun
    20 Kementerian ESDM Memastikan Tarif Listrik Periode Juli-September 2020 Tidak Naik
    21 MUI Sumbar Minta Kominfo Pusat dan Cybercrime Cabut Injil Berbahasa Minang di Google Playstore
    22 Disdikbud Meranti Keluarkan SE Perpanjangan Belajar di Rumah Bagi Siswa
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami
    © HarianTimes.Com - #Kanal Informasi Public