Home | Nasional | Riau | Ekonomi | Politik | Hukrim | Pendidikan | Sportivitas | Sosialita | Wisata | Indeks Senin, 01 Agustus 2020
 
Paman Korban Kejahatan Seksual Segeralah Menyerahkan Diri
Arist: Jangan Persulit Dirimu

Editor: | Jumat, 11 Januari 2019 - 22:04:56 WIB
Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait.
TERKAIT:

Jakarta, Hariantimes.com - SWO (53), pelanggar seks terhadap WP keponakannya sendiri (16) di salah satu desa di Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun akan segera ditangkap dan didakwa dengan tanggung jawab hukum.

Alasannya, berdasarkan UU No.11 tahun 2014 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA), kejahatan seksual yang dilakukan oleh paman korban adalah kejahatan luar biasa.

Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait menyatakan bahwa, berdasarkan ketentuan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang amandemen kedua Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menyatakan bahwa hubungan seksual terhadap anak dengan ancaman kekerasan persuasif , trik dan janji untuk anak-anak. Dan ini adalah kejahatan seksual yang dikategorikan sebagai kejahatan luar biasa yang dapat dipenjara selama minimum 10 tahun dan maksimal 20 tahun. Bahkan pelaku dapat diancam dengan hukuman seumur hidup dan hukuman mati.

"Saya mendesak tersangka untuk segera menyerahkan diri kepada Polisi untuk mempertanggungjawabkan tindakannya. Jangan menganiaya diri sendiri," tambah Arist.

Jika terjadi kekerasan seksual yang dialami WP (16) mengakibatkan kehamilan yang saat ini berusia 7 bulan, disebut Arist, Komisi Perlindungan Anak Nasional sebagai lembaga independen yang diberi tugas dan fungsi untuk memberikan perlindungan dan perlindungan anak di Indonesia. 

"Kami diingatkan kepada semua pihak, termasuk kepala desa dan kepala Kecamatan Kota Simalungun, tidak ada alasan untuk membenarkan kekerasan seksual terhadap anak tersebut. Dalam undang-undang perlindungan anak mengatur dengan jelas bahwa siapa pun yang melakukan hubungan seksual melawan anak adalah tindakan kriminal, bahkan jika itu adalah cinta suka, "kata Arist.

Sebagai ketua Komnas Perlindungan Anak, Arist mengatakan, partainya sangat percaya kepada Kepolisian Distrik Simalungun bahwa dalam waktu dekat pelaku sebagai paman korban segera ditangkap karena dianggap bertanggung jawab oleh hukum.
 
"Sampai hari ini, saya percaya kepada komitmen Kapolres Simalungun AKBP M Liberty Panjaitan. Sebagai putera Siantar, beliau tidak mengenal kompromi dan kata damai terhadap segala bentuk kejahatan seksual. Demikian juga terhadap kejahatan tindak pidana narkoba yang diperangi di wilayahnya. Saya mengenal percaya komitmen beliau," tutur Arist.

Untuk kehamilan korban yang saat ini sudah berusia 7 bulan, sambung Arist. demi kepentingan kesehatan korban dan anak yang dikandungnya,  Komnas Perlindungan Anak Indonesia mendesak Dinas Sosial Kabupaten Simalungun untuk segera memberikan perlindungan bagi ibu dan anak yang dikandung korban.

"Dinas Sosial Kabupaten  Simalungun wajib hadir untuk memberikan pertolongan dan perlindungan yang memadai bagi korban," ujar Arist. 

Sebagai komitmen memberikan pembelaan dan perlindungan bagi korban, lanjut Arist. Komnas Perlindungan Anak bersama Lembaga Perlindungan Anak LPA (LPA) Kabupaten  Simalungun bersama Kepala Dinas PPPA Kabupaten Simalungun akan memberikan dampingan terapy psikologis secara memadai bagi korban.(*/ron) 



 
Berita Lainnya :
  • Arist: Jangan Persulit Dirimu
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    + Indeks Berita +
    01 Akun Facebook Waka DPRD Kuansing Dibajak, Yasin : Besok Kita Lapor Polisi
    02 Petugas PLN UP3 Rengat Berjibaku Siang Malam Memulihkan Sistem Kelistrikan di Reteh
    03 Masrul : Libur Sekolah Diperpanjang
    04 Ulama Kuansing Minta Gubernur Riau Batalkan Izin Pacu Jalur Dimasa Pandemi
    05 Selasa, Rektor UIR Lantik Wakil Dekan Fakultas dan Wadir Pascasarjana
    06 Ustadz Dedi : Santri dan Santriwati Kita Tidak Hanya Warga Kuansing
    07 IMM Kuansing : Perlu Kajian Ulang Pelaksanaan Pacu Jalur Dimasa Pandemi
    08 Status PSST Bandul Diperpanjang 14 Hari
    09 Usman: Dalam Pendistribusian, PLN Menunggu dari Tim Koordinator Lumbung Pangan RW Siaga
    10 Doni: Disinyalir Hanya Diberikan untuk Kecamatan Payung Sekaki
    11 Akibat Layang-Layang, 114 Lokasi di Pekanbaru Sering Padam Listrik
    12 Ada Cacing Belatung, 34 Kaleng Ikan Sarden Merek Poh Sung Ditarik
    13 New Normal, Pemprov Riau Diminta Bergerak Cepat Melakukan Sosialisasi Secara Masif
    14 Enam Ton Beras Bantuan CSR PLN Masih Mengendap di Gudang PT SPM
    15 Forum Pemred Desak Polisi Proses Pelaku Teror Terhadap Wartawan Detik.com
    16 PWl Kecam Aksi lntimidasi dan Ancaman Pembunuhan terhadap Wartawan Detik.com
    17 Pendisiplinan Masyarakat, Personil Polresta Pekanbaru Gunakan Smart Helm
    18 Hadapi New Normal Covid-19, Pemkab Meranti Bersiap Melakukan Sosialisasi ke Masyarakat
    19 38 KK Bukit Lembah Subur Terdampak Covud-19 Terima BLT Dana Desa
    20 Kemenkes Buat Protokol New Normal di Beberapa Bidang
    21 New Normal akan Diberlakukan pada 6 Daerah di Riau
    22 PA Pangkalan Kerinci Serahkan Penghargaan ke Hakim, Pegawai dan Honorer Teladan
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami
    © HarianTimes.Com - #Kanal Informasi Public