Home | Nasional | Riau | Ekonomi | Politik | Hukrim | Pendidikan | Sportivitas | Sosialita | Wisata | Indeks Jumat, 29 Agustus 2020
 
Rehab Rutan Siak
Tahun ini, Pemerintah Pusat Anggarkan Rp6,6 Miliar

Editor: | Selasa, 15 Oktober 2019 - 22:51:20 WIB
Deputi Bidang dan Penyelesaian Sanggah LKPP Kemenkumham RI Ikak G Patriastomo saat melakukan peninjauan di lokasi Rumah Tahanan kelas II-B Siak Sri Indrapura, 

Siak, Hariantimes.com - Tahun ini, pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan menganggarka  dana Rp6,6 miliar untuk rehab rumah tahanan (rutan) Siak.

Hal itu diutarakan Deputi Bidang dan Penyelesaian Sanggah LKPP Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) RI Ikak G Patriastomo saat melakukan peninjauan langsung di lokasi Rumah Tahanan kelas II-B Siak Sri Indrapura, yang rusak parah pasca terjadinya kebakaran hebat beberapa bulan lalu.

Tampak hadir bersama rombongan  Sekretaris Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Ibnu Chuldun, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Riau M. Diyah. Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Riau Surung Pasaribu, Kepala Divisi Administrasi Kanwil Kemenkumham Riau Erfan, Asisten Administrasi Umum Jamaluddin, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Siak Budhi Yuwono.

Kunjungan kali ini, membawa angin segar bagi petugas dan penghuni Rumah Tahan Siak, yang saat ini dititipkan di sejumlah Rutan dan Lapas di Riau. 

Deputi Bidang dan Penyelesaian Sanggah LKPP Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) RI Ikak G Patriastomo saat di temui di sela-sela kunjungan mengatakan, kedatanganya ke Siak untuk melihat langsung dan memastikan bahwa rutan Siak kelas II benar-benar layak untuk dilakukan renovasi.
 
"Pasca terjadinya kebakaran Rutan Siak beberapa bulan lalu, sehingga tidak bisa di fungsikan, namu kita datang memastikan pengunakan anggaran (PA) agar segera memproses pengadaan biar cepat di laksankan pekerjaan. Kita harapkan rutan Siak Tahun depan bisa beroperasi kembali," kata Ikak G Patriastomo, Senin (14/10/2019).

Dikatakannya, pembangunan dan pemulihan Rutan Siak yang murni mengunakan dana APBN dengan nilai anggaran Rp6,6 miliar itu atas persetujuan kementerian Keuangan. Dan diharapkan pelaksanan pekerjaan 80 hari kedepan di lakukan pekerjaan dengan maksaimal.

"Kami sudah melihat langsung kondisi rill, kerusakan dari masing masing ruangan, yang paling parah itu, ruang kantor, musholla lima kamar hunian. Atas petunjung kementerian keuangan kami di percayai untuk mengunakan anggaran, untuk Rutan Siak di anggarakan senilai Rp6,6 miliar," ungkapnya seraya menyebutkan, ada15 lapas dan Rutan se-Indonesia yang memiliki nasip sama seperti Rutan Siak. Setelah dirinya melihatan langsung kondisi Rutan Siak, ada tujuh item yang harus di renovasi berat.

"Kami sependapat apa yang di sampaikan Pak Bupati, bahwa Rutan Siak ini secepatnya di oprasionalkan. Alasan ini di karenakan warga binaan yang tersebar di sejumlah Rutan letaknya sangat jauh, menjadi kendala bagi yang keluarga membezuk. Semua tidak menghendaki ini menjadi musibah, namun harus kita hadapi bersama-sama. Dengan anggaran yang ada dirinya berharap semaksimal mungkin di laksanakan sebaik-baiknya sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dan kami juga berharap, sambungnya, proses pelelangan agar memperhatikan kaidah-kaidah dan peraturan yang berlaku itu, tidak ada satupun yang tidak di ikuti, peninjuan dan pendekatan sudah di lakukan, sehingga bagaimana perencanaan itu 100 persen dikerjakan tahun ini. Dengan harapan pelaksanaannya mengunakan prinsip tepat, tepat dan selamat," papar Ikak G Patriastomo.

Sementara Asisten Admintrasi Umum Setda Kabupaten Siak Jamaluddin mengucapkan terimakasi kepada pemerintah pusat, yang telah membantu agar Rutan Siak ini direhap kembali. 

 "Kami atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Siak mengucapkan terimakasih kepada pak Deputi, ini merupakan harapan masyarakat Siak. Agar Rutan ini dapat di fungsikan lagi," ungkapnya.

"Banyak warga Siak yang menjadi warga binaan di rutan Siak, sangat berharap rutan ini difungsikan agar mereka melihat saudaranya tidak juah seperti seperti sekarang. Dengan aktifnya kembali rutan Siak Pelayanan,   penegakan hukum dan hak Azazi  manusia kembali normal di Siak," terangnya.(*)


Editor: Zulmiron



 
Berita Lainnya :
  • Tahun ini, Pemerintah Pusat Anggarkan Rp6,6 Miliar
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    + Indeks Berita +
    01 Forum Pemred Desak Polisi Proses Pelaku Teror Terhadap Wartawan Detik.com
    02 PWl Kecam Aksi lntimidasi dan Ancaman Pembunuhan terhadap Wartawan Detik.com
    03 Pendisiplinan Masyarakat, Personil Polresta Pekanbaru Gunakan Smart Helm
    04 Hadapi New Normal Covid-19, Pemkab Meranti Bersiap Melakukan Sosialisasi ke Masyarakat
    05 38 KK Bukit Lembah Subur Terdampak Covud-19 Terima BLT Dana Desa
    06 Kemenkes Buat Protokol New Normal di Beberapa Bidang
    07 New Normal akan Diberlakukan pada 6 Daerah di Riau
    08 PA Pangkalan Kerinci Serahkan Penghargaan ke Hakim, Pegawai dan Honorer Teladan
    09 Pengadilan Agama Pangkalan Kerinci Beri Reward ke Petugas PTSP
    10 Pengadilan Agama Pangkalan Kerinci Beri Penghargaan kepada Dua Agen Perubahan
    11 Menuju WBK dan WBBM, Pengadilan Agama Pangkalan Kerinci Terapkan Zona Integritas
    12 Kawasan Siak Sri Indrapura Ditetapkan dalam 4 Sub BWP
    13 Bupati Siak Usul ke Gubri Segera Diberlakukan New Normal
    14 Polresta Pekanbaru Distribusikan 830 Karung Beras
    15 Diapresiasi Gubri, Bupati Mursini : Alhamdulillah Kuansing Masih Zona Hijau
    16 Bupati Tegaskan Agar Para Pedagang Dari Luar Kantongi Surat Bebas Covid-19
    17 Bupati Tegaskan Penjagaan Poskowas Perhentian Sungkai Harus Diperketat
    18 54 KK Warga Keriung Terima BLT Tahap I
    19 Pada Masa New Normal, PLN Bagi Sistem Bekerja dalam Tiga Fase
    20 PLN Riau Serahkan Bantuan APD Lengkap ke Gugus Tugas Penanganan Covid-19
    21 Empat 4 Kali Beraksi, Komplotan Curas di Bangko Dibekuk Polisi
    22 Warga Dua Desa di Bandar Petalangan Terima Dana BLT
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami
    © HarianTimes.Com - #Kanal Informasi Public