Home | Nasional | Riau | Ekonomi | Politik | Hukrim | Pendidikan | Sportivitas | Sosialita | Wisata | Indeks Kamis, 09 Agustus 2020
 
Karantina Wilayah Kerja Selatpanjang Musnahkan 681 Kg Buah Asal Malaysia
Kamis, 20 Februari 2020 - 20:55:42 WIB
Sebanyak 681 kilogram buah-buahan dari Negara Jiran, Malaysia dimusnahkan oleh Karantina Pertanian Wilayah Kerja Selatpanjang, Kamis (20/02/2020).

Meranti, Hariantimes.com - Sebanyak 681 kilogram buah-buahan dari Negara Jiran, Malaysia dimusnahkan oleh Karantina Pertanian Wilayah Kerja Selatpanjang, Kamis (20/02/2020).


Pemusnahan buah-buahan impor ini sebagai upaya mencegah masuk dan tersebarnya hama penyakit hewan dan tumbuhan serta menjamin keamanan pangan yang masuk ke wilayah RI.


Apalagi buah-buahan dari luar negeri yang masuk melalui Pelabuhan Pelindo Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi ini tak berdokumen.


Komoditas yang dimusnahkan antara lain jeruk mandarin (568 kg), jeruk limau bali (66 kg), anggur (6 kg), pir hijau (13 kg), dan asian pir (28 kg).


Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan Balai Karantina Pertanian Kelas I Pekanbaru, Ferdi SP MSi menyampakan, komoditas tersebut dimusnahkan karena melanggar Pasal 33 UU No. 21 Tahun 2019 tentang karantina hewan, ikan dan tumbuhan yaitu tidak dilengkapi Sertifikat Kesehatan dari negara asal, tidak melalui tempat pemasukan yang ditetapkan dan tidak dilaporkan serta tidak diserahkan kepada petugas karantina untuk keperluan tindakan karantina.


Berdasarkan Permentan Nomor 42 Tahun 2012, Provinsi Riau bukan merupakan tempat pemasukan bagi buah segar dan sayuran buah segar dari luar negeri. Tempat pemasukan buah-buahan hanya diperbolehkan melalui Pelabuhan Belawan Medan, Pelabuhan Soekarno Hatta Makasar, Bandara Soekarno Hatta Tangerang, Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta dan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Pemasukan buah-buahan tersebut juga tidak memenuhi ketentuan dalam Permentan No 55 Tahun 2016 karena tidak dilengkapi Sertifikat Kemanan Pangan dari negara asal.


Buah-buahan yang tidak dilengkapi Sertifikat Kesehatan Tumbuhan berpotensi membawa masuk hama dan penyakit tanaman yang belum ada di Indonesia seperti golongan serangga, jamur, tungau, bakteri dan virus. Sedangkan pemasukan buah yang tidak dilengkapi Sertifikat Keamanan Pangan berpotensi mengandung cemaran kimia pestisida, logam berat dan bakteri penyebab penyakit pada manusia.


"Penahanan komoditas buah-buahan tersebut merupakan hasil kerjasama antara Karantina Pertanian Pekanbaru wilayah Selatpanjang dengan Bea Cukai Selatpanjang. Dan pada hari ini kita melakukan pemusnahan media pembawa OPTK buah-buahan yang tidak melengkapi dokumen, karena kita khawatir membawa hama dan penyakit pada buah-buahan tersebut, jadi untuk menjamin buah- buahan itu tidak terindikasi bahan kimia dan lainya, maka wajib melengkapi segala prosedur,"  ujarnya.


Jadi, sebut Ferdi, pemusnahan buah-buahan ini bertujuan untuk melindungi masyarakat dari hama dan penyakit khususnya di Meranti, dan saya sudah sering melakukan pemusnahan ini di pekanbaru dan tidak lepas dari bantuan instansi terkait," jelasnya.(*)



Penulis : Tengku Harzuin




 
Berita Lainnya :
  • Karantina Wilayah Kerja Selatpanjang Musnahkan 681 Kg Buah Asal Malaysia
  •  
    Komentar Anda :

     
    + Indeks Berita +
    01 Pemda Kuansing Beri Bantuan Sembako Untuk 23 Ribu KK
    02 Dampak Pandemi Covid-19, SPS Pusat Dorong Pemerintah Berikan Insentif Khusus ke Perusahaan Pers
    03 Datuk Seri Pebri Mahmud Sampaikan Maklumat Ke Pemangku Adat dan Anak Cucu Kemenakan
    04 Bupati Mursini : Kebutuhan Sembako Keluarga Pasien PDP Ditanggung Pemkab
    05 PGN Serahkan Masker ke PWI Riau
    06 Kapolresta: Setiap Insan Anggota Polri Siap Ditempatkan Dimana Saja
    07 Saat Wabah Corona, Unilak Bagi-Bagi Paket Sembako ke Mahasiswa
    08 Ingin Dapatkan Kartu Pra Kerja, Warga Berkerumun di Kantor Dinas PMTK Meranti
    09 Bupati Irwan Serahkan APD ke Petugas Kesehatan, Ormas dan Petugas Keamanan
    10 Raker Virtual dengan DPR RI, Menteri LHK Paparkan Upaya Pencegahan dan Penanganan Covid-19
    11 Klarifikasi Berita, Ridwan : Gedung Rusunawa Hanya Untuk ODP Ringan, Bukan PDP
    12 Keken : Boleh Dianggarkan Desa Untuk Kebutuhan Sosial Dasar Masyarakat Terdampak
    13 Virte : Kendaraan Yang Sudah Dilelang Sepenuhnya Tanggung Jawab Pemilik
    14 Polresta Pekanbaru Bagikan Paket Sembako ke Masyarakat
    15 Polda Riau Tangkap 5 Pelaku Jaringan Illegal Taping antar Provinsi
    16 Bupati: Jangan Sampai Ada Masyarakat Meranti Tidak Miliki Bahan Pangan
    17 DPD Himperra Riau Bentuk Team 7
    18 Azhar : Harga Sembako Masih Terpantau Standar
    19 Pemkab Naikkan Status Siaga Darurat Bencana Non Alam Jadi Tanggap Darurat
    20 Taman Rekreasi Stanum akan Dijadikan Lokasi Isolasi PDP Covid-19
    21 Covid-19, PWI Riau Peduli dan SPS Bantu 100 Reporter
    22 Diduga Karena Sakit, Selamat Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami
    © HarianTimes.Com - #Kanal Informasi Public